Minggu, 01 Agu 2021 19:26 WIB

Terpopuler: Viral Kabar Selebgram Dapat Booster Vaksin Corona

Vidya Pinandhita - detikHealth
Menurut peneliti, vaksin buatan Modern Inc dikabarkan mampu untuk menangkal COVID-19 varian Delta. Ilustrasi vaksin Moderna. (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Baru-baru ini, media sosial dihebohkan oleh seorang influencer yang mengaku mendapat suntikan dosis ke-3 atau booster vaksin COVID-19. Padahal hingga kini, dosis booster vaksin Moderna ini hanya diperuntukan tenaga kesehatan (nakes).

Kabar ini berawal dari tangkapan layar Instagram Story. Dalam unggahan yang diviralkan orang lain, sosok influencer ini mengaku tengah menerima suntikan dosis vaksin ke-3.

Dalam unggahan tersebut juga, terlihat logo DPRD DKI Jakarta. Disebutkan, influencer ini sudah menerima vaksin COVID-19 Sinovac pada 3 Juni dan 1 Juli 2021.

"9:18 AM Tuesday vaccine shot x 3:Booster," tertulis dalam unggahan Instagram Story tersebut.

Dalam kesempatan lainnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, menegaskan vaksin Moderna kini hanya diperuntukan kalangan nakes sebagai kelompok paling berisiko selama pandemi COVID-19. Pernyataan tersebut menampik isu vaksin Moderna akan diberikan ke sejumlah pejabat.

"Itu sebabnya kenapa kita kasih ke nakes duluan, karena kita tahu vaksinnya efikasinya bagus, dan kita juga tahu nakes adalah prioritas, karena mereka tiap hari ketemu virus level tinggi, dan kemarin juga banyak yang kena walaupun saya bersyukur tidak sampai parah atau sampai masuk RS sebagian besar," tegas Menkes dalam talkshow bersama CNN Indonesia TV, Senin (19/8/2021).

"Dan saya berharap, saya tahu semua orang ingin juga mendapat suntikan 3, di sini saya ngomong, masih banyak rekan-rekan kita yang belum dapat (vaksin COVID-19), kita suntik 56 juta, tapi baru 40 juta orang, masih ada lagi 140 juta yang belum dapat, yuk kita memberikan empati yang baik dan memberikan kesempatan mereka duluan," lanjutnya.

Dibantah jubir vaksinasi Kemenkes

Terkait dugaan vaksinasi booster untuk influencer dilakukan di DPRD DKI, juru bicara vaksinasi COVID-19 Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi, meluruskan bahwa vaksinasi booster dengan Moderna baru dilakukan di RS vertikal.

Suntikan booster belum dilakukan di DKI, sedangkan suntikan dosis pertama dan kedua masih menggunakan Sinovac. Selain itu, setelah diperiksa tidak ada nama influencer yang bersangkutan dalam data vaksinasi DPR DKI.

"Kalau dari klarifikasinya Dinas Kesehatan DKI, mereka belum memulai vaksinasi menggunakan Moderna. Apalagi digunakan di DPR, itu kan nggak ada nakesnya. Jadi menggunakan vaksin Moderna itu kita sama sekali tidak betul. Itu klarifikasi karena baru diterima Rabu dan tentunya ada prosedur-prosedur yang tadi saya bilang, bahwa rantai dinginnya kan berbeda dari yang selama ini," terang dr Nadia dalam kesempatan lainnya.



Simak Video "Alasan WHO Minta Penyuntikan Vaksin Booster Covid-19 Ditunda Dulu"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)