Selasa, 03 Agu 2021 15:12 WIB

3 Fakta Hasil Autopsi Pria Jaktim yang Meninggal Usai Vaksin Corona

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
ROME, ITALY - MARCH 05: A healthcare worker of the Italian Army prepares doses of the AstraZeneca COVID-19 vaccine, as part of COVID-19 vaccinations plan for the military personnel, on March 5, 2021 in Rome, Italy. The Italian government blocked the shipment of 250,000 doses of the Oxford/AstraZeneca vaccine developed by the Anglo-Swedish group and produced in a factory near Rome. This is the first time that a European country has applied new rules to control vaccine exports, adopted in January. (Photo by Antonio Masiello/Getty Images) Foto: Getty Images/Antonio Masiello

Ditemukan adanya kelainan paru-paru

Ketua Tim Autopsi Klinis Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Dr dr Ade Firmansyah Sugiharto SpFM(K) mengungkapkan bahwa analisis autopsi memakan waktu berbulan-bulan karena jenazah sudah membusuk. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh secara makroskopik dan mikroskopik serta laboratorium dengan melibatkan ahli kedokteran forensik dan medikolegal, patologi anatomik, patologi klinik, mikrobiologi, dan ilmu penyakit dalam.

Hasilnya, dr Ade mengatakan ada kelainan di bagian paru Trio. Tetapi, itu belum bisa menjadi bukti kuat untuk ditetapkan sebagai penyebab kematiannya.

"Dari hasil autopsi klinis ditemukan kelainan di paru, namun tidak adekuat untuk ditetapkan sebagai penyebab kematian karena jenazah telah membusuk lanjut saat diotopsi," sambungnya.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Indonesia Juga Terima Vaksin AstraZeneca dari Prancis"
[Gambas:Video 20detik]

(sao/up)