Selasa, 03 Agu 2021 16:56 WIB

e-Life

Rumus 20-20-20 dan Artificial Tears untuk Mata Merana karena WFH

dtv - detikHealth
Jakarta -

Wajar jika mata jadi lebih cepat lelah di era pandemi ini. Kegiatan yang kini lebih banyak dihabiskan di depan layar gadget dapat membuat mata cepat lelah, bahkan bisa berdampak lebih serius jika tidak ditangani dengan tepat.

Bagi penderita Computer Vision Syndrome atau mata lelah yang diakibatkan oleh terlalu lama menatap layar gadget, berikut tips yang bisa dicoba.

"Ada satu rumus yaitu yang disebut 20-20-20. Mungkin pernah dengar? Jadi, di setiap 20 menit menatap layar, istirahatlah 20 detik dengan cara mengalihkan mata itu melihat yang jauh 20 feet," jelas Dokter Spesialis Mata, dr. Timmy Budi Yudhantara, SpM di acara e-Life detikcom.

Selain itu, jangan lupa untuk berkedip agar mata terlubrikasi dengan baik. Jika mata masih terasa lelah, penggunaan obat tetes juga bisa jadi solusi.

"Tapi ingat ya, jangan sembarang obat tetes mata. Jadi obat tetes mata yang direkomendasikan untuk kondisi ini adalah obat tetes mata artificial tears. Jadi, yang susunannya mirip dengan air mata kita. Karena kadang-kadang matanya merah, kemudian beli obatnya mengandung antibiotik, mengandung kortikosteroid. Nah, ini tidak pas ya, tidak cocok untuk kondisi mata lelah atau mata kering karena melihat gadget ini," papar dr. Timmy.

Kita juga sering mendengar narasi bahwa "melihat yang berwarna hijau" akan membantu menyegarkan penglihatan. Namun, menurut dr. Timmy, hal ini bukan berkaitan dengan warna hijau, melainkan "hijau" yang dimaksud adalah lanskap pemandangan yang membuat mata melihat secara jauh. Hal ini tentu akan sangat membantu mata untuk jadi lebih rileks.

"Sebenarnya tidak warna hijau aja. Mata akan rileks, warna-warna itu segar merangsang syaraf mata. Fresh untuk mata kita," terangnya.

Tonton tayangan lengkap e-Life dengan tema 'Mata Merana karena WFH' selengkapnya di bawah ini:

[Gambas:Video 20detik]



(gah/gah)