Selasa, 03 Agu 2021 23:13 WIB

Berapa Lama Jangka Waktu untuk Vaksin Setelah Kena COVID-19

Syifa Aulia - detikHealth
Sebanyak 1.100 mahasiswa di Bekasi menerima vaksinasi COVID-19. Vaksinasi digelar di Aula Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Orang yang telah terinfeksi COVID-19 akan membentuk antibodi dalam tubuhnya. Meskipun telah memiliki antibodi, mereka masih harus melakukan vaksinasi agar mendapatkan perlindungan ekstra untuk diri sendiri dan orang sekitar. Lalu, kapan jangka waktu vaksin setelah terkena COVID-19 yang dianjurkan?

Berdasarkan rekomendasi terbaru Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), penyintas COVID-19 dapat diberikan vaksin minimal 3 bulan sejak terinfeksi.

"Kabar baik juga sudah diberikan dari PAPDI melalui rekomendasinya, bahwa penyintas COVID-19 setelah sembuh minimal 3 bulan itu bisa diberikan vaksinasi," kata dr Siti Nadia Tarmizi, juru bicara vaksinasi dari Kementerian Kesehatan RI, Selasa (9/2/2021).

Dikutip dari Indian Express, Selasa (3/8/2021), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menyarankan bagi yang belum mendapat vaksin untuk menunggu minimal selama 90 hari sejak hari pertama terinfeksi.

Ahli imunologi dr Vineeta Bal dari Institut Pendidikan dan Penelitian Sains India (IISER) mengatakan, kekebalan tubuh karena infeksi akan bertahan selama beberapa bulan. Ia menyarankan untuk menunggu selama 6-8 minggu setelah pulih dari COVID-19.

Waktu tersebut sejalan dengan pendapat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Menurut WHO, menunda vaksinasi setelah terinfeksi tidak menjadi masalah. Sebab mereka memiliki antibodi alami yang masih bertahan.

ilmuwan vaksin dr Gagandeep Kang, juga mengungkapkan bahwa mereka yang pernah positif COVID-19 memiliki perlindungan alami. Ia lantas menyinggung data dari Inggris yang menunjukkan bahwa perlindungan yang dihasilkan setelah terinfeksi sekitar 80 persen.

Lantas, bagaimana jangka waktu vaksin setelah terkena COVID-19 jika telah vaksinasi pertama?

Menurut dr V Ravi, petugas nodal untuk konfirmasi genetik COVID-19 di Karnataka, India, dosis kedua dapat diberikan setelah 8 minggu sejak positif COVID-19.

Alasannya, tubuh yang baru terinfeksi akan menghasilkan antibodi yang mirip dengan vaksin. Jangka waktu ini berarti memiliki waktu yang sama dengan vaksinasi dosis pertama.



Simak Video "Epidemiolog Jelaskan soal Heboh Turunnya Efikasi Vaksin Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)