Rabu, 04 Agu 2021 09:44 WIB

Wajib Punya Buat Masuk Mal, Sertifikat Vaksin COVID-19 Ada di PeduliLindungi

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Pengumuman wajib sertifikat vaksin di PIM Jaksel Foto: Khadijah Nur Azizah/detikHealth
Jakarta -

Syarat wajib memiliki sertifikat vaksinasi COVID-19 sudah mulai berlaku di beberapa mal atau pusat perbelanjaan. Salah satunya di Pondok Indah Mall (PIM), Jakarta Selatan.

Sebuah informasi yang ada di PIM mendadak viral di media sosial karena menyebut pengunjung yang akan datang ke mal wajib membawa dan menunjukkan sertifikat vaksinasi COVID-19. Namun, setelah ditelusuri informasi tersebut sudah direvisi dan hanya ditujukan bagi karyawan serta vendor yang bekerja di mal.

"Kalau pengunjung belum. Mal juga belum buka semua (tenant-nya), kita ikut kebijakan pemerintah," kata seorang petugas keamanan yang berjaga, Selasa (3/8/2021).

Bagaimana caranya untuk mendapatkan sertifikat vaksinasi COVID-19? Berikut detail cara mengecek dan mengunduh sertifikat vaksin di PeduliLindungi.

1. Melalui situs web

  • Ketik Pedulilindungi.id sertifikat vaksin COVID-19 di situs pencarian atau bisa dengan klik DI SINI untuk membuka situs web.
  • Pilih menu LOGIN atau REGISTER di sudut kanan atas web.
  • Jika belum memiliki akun, bisa membuatnya dengan memasukkan nama lengkap dan nomor ponsel yang digunakan saat melakukan pendaftaran vaksin COVID-19.
  • Setelah itu, masukkan 6 digit kode OTP yang dikirim oleh PEDULICOVID melalui SMS.
  • Selanjutnya, klik 'Nama Akun' di sudut kanan atas. Jika menggunakan ponsel, klik ikon 3-strip, lalu pilih 'Nama Akun'.
  • Klik 'Nama' yang muncul di 'Sertifikat Vaksin', kemudian masukkan NIK untuk membuka atau mengunduh Pedulilindungi.id sertifikat vaksin COVID-19.
  • Apabila sertifikat vaksin COVID-19 belum tersedia, bisa segera menghubungi call center di 119 extension 9 untuk mendapatkan bantuan.

2. Melalui aplikasi

  • Untuk mendapatkan Pedulilindungi.id sertifikat vaksin COVID-19, unduh aplikasi PeduliLindungi terlebih dulu di Play Store atau App Store.
  • Jika baru pertama kali mengaksesnya, perlu membuat akun terlebih dulu. Caranya, masukkan nama lengkap, alamat email, dan nomor ponsel yang digunakan saat melakukan pendaftaran vaksinasi COVID-19.
  • Selanjutnya, masukkan kode OTP yang dikirimkan ke nomor ponsel untuk verifikasi data.
  • Pengguna akan diarahkan ke kolom Beranda. Kemudian pilih menu 'Akun' dan klik 'Sertifikat Vaksin'.
  • Setelah itu, akan muncul nama yang tertera di 'Sertifikat Vaksin'. Untuk mengecek atau mengunduh Pedulilindungi.id sertifikat vaksin COVID-19, bisa dengan memasukkan NIK.

3. Melalui SMS

Pasca melakukan vaksinasi, biasanya peserta vaksin akan mendapatkan pemberitahuan melalui SMS dari 119. SMS tersebut berisi nama lengkap, NIK, serta tautan untuk mengundu Pedulilindungi.id sertifikat vaksin COVID-19 melalui web resminya.

Jika ingin mengecek atau mengunduh sertifikat vaksinasi COVID-19, bisa langsung dengan mengklik tautan yang ada pada SMS pemberitahuan tersebut.

Bagaimana jika belum mendapatkan sertifikat vaksin, baik yang sudah maupun belum vaksinasi COVID-19? Klik ke halaman selanjutnya.

Bagaimana jika sudah divaksinasi tetapi belum mendapatkan sertifikat vaksin?

Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan umumnya sertifikat vaksinasi COVID-19 baru bisa didapatkan setelah 7-10 pasca divaksinasi.

"Dikontak websitenya (PeduliLindungi) kalau belum dapat," sebut dr Nadia saat dikonfirmasi detikcom Rabu (7/7/2021).

Jika sudah mendapatkan Pedulilindungi.id sertifikat vaksin COVID-19, disarankan untuk tidak mengumbarnya, terutama di media sosial. Hal ini dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan data yang berisikan data diri oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Lalu, bagaimana untuk pengidap penyakit komorbid atau orang yang belum mendapatkan giliran vaksinasi COVID-19?

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan ada ketentuan khusus bagi mereka yang belum mendapatkan sertifikat vaksinasi COVID-19 karena kondisi tertentu. Caranya dengan melampirkan surat dari fasilitas kesehatan.

"Yang seperti ini nanti akan ada ketentuan silahkan bawa surat dari faskes membuktikan bahwa penyintas COVID," kata Anies melalui keterangan video yang dilihat pada Minggu (1/8/2021).

Anies menjelaskan penyintas COVID-19 dapat menyertakan surat keterangan dari fasilitas kesehatan ketika beraktivitas. Syarat yang sama, sebutnya, juga diberlakukan bagi warga dengan penyakit penyerta atau komorbid yang tak boleh divaksinasi.

"Kemudian juga mungkin ada kelompok yang belum bisa vaksin karena kondisi kesehatan tertentu. Sederhana, siapkan keterangan dokter dari fasilitas kesehatan itu sebagai buktinya," jelasnya.



Simak Video "Kini Bisa Dapat Sertifikat Vaksinasi COVID-19 Berbahasa Inggris"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)