Kamis, 05 Agu 2021 18:43 WIB

Kematian di Usia Muda Meningkat, Satgas COVID-19 Ungkap Kemungkinannya

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Jakarta -

Kematian akibat COVID-19 di usia 31-45 tahun meningkat selama Juli 2021. Jika pada bulan sebelumnya ada di angka 964 kasus, kali ini melonjak menjadi 5.159 kasus.

Peningkatan juga terjadi di kelompok usia 46-59 tahun, menjadi 13.694 kasus.

"Kenaikan kematian tertinggi di bulan Juli vs bulan Juli justru terjadi bukan di usia di atas 60 tahun," jelas Juru Bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito, Kamis (5/8/2021).

"Terjadinya justru pada kelompok usia 46-59 yang awalnya 2.500 naik menjadi sekitar 13.000. Naik 5 kali lipat kenaikan angka kematiannya," lanjutnya.

Menurut Prof Wiku, salah satu faktor utamanya adalah karena saat ini banyak orang dengan usia muda yang terjangkit COVID-19. Faktor lain, kemungkinan ada hubungannya dengan penyebaran virus Corona varian Delta (B1617.2) di Indonesia.

"Menurut WHO, varian Delta yang sudah ditemukan di hampir 132 negara di dunia telah menyebabkan kenaikan kasus sebesar 80 persen selama 4 minggu terakhir," ucap Wiku dalam konferensi pers BNPB, Kamis (5/4/2021).

Selain itu, Prof Wiku menyebut banyak pasien yang telat mendapatkan penanganan perawatan di rumah sakit, sehingga kondisinya sudah parah dan berakibat meninggal dunia.

"Secara fakta kematian pada pasien dapat meningkat risikonya jika terlambat ditangani atau dirujuk, maupun kepemilikan komorbid (penyakit penyerta)," tuturnya.

(up/up)