Jumat, 06 Agu 2021 14:00 WIB

Pasien Jantung Boleh Vaksin COVID-19, Ini 3 Syarat Terbarunya

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
A woman reacts as she gets a shot of the Sinovac vaccine for COVID-19 during a mass vaccination held by Indonesia military in Medan, North Sumatra, Indonesia, Wednesday, June 23, 2021. The worlds fourth most populous country, has seen COVID-19 infections surge in recent weeks, a climb that has been blamed on travel during last months Eid al-Fitr holiday as well as the arrival of new virus variants, such as the the Delta version first found in India. (AP Photo/Binsar Bakkara) Foto: AP/Binsar Bakkara
Jakarta -

Orang dengan riwayat sakit jantung dianjurkan mendapat vaksin COVID-19. Vaksin COVID-19 pada pasien penyakit jantung dapat membantu mencegah penularan dan terkena gejala berat jika terinfeksi Corona.

Jika sebelumnya Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PP PERKI) merekomendasikan agar pasien jantung menunggu 3 bulan sebelum vaksin, kini waktunya bisa dipercepat namun dengan beberapa syarat.

"Sekarang kalau pasien jantung lagi kumat, serangan jantung, tiba tiba sesak berat karena lemah jantung atau aritmia (korslet kelistrikan jantungnya) maka segera ditangani, jika sudah mendapat penanganan optimal sudah stabil maka kita bisa rekomendasi untuk vaksinasi dalam 2 minggu sampai 4 minggu setelah periode akut tersebut," kata ahli jantung dr Vito A Damay dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Jumat (6/8/2021).

Merujuk pada rekomendasi Perki, berikut syarat pasien jantung vaksin COVID-19.

1. Kondisi stabil

Pasien jantung yang mengalami kejadian akut disarankan untuk mendapat perawatan terlebih dahulu sebelum mendapat vaksin COVID-19. Kondisi stabil yang dimaksud adalah tidak ada keluhan sesak napas, angina, mudah lelah, keterbatasan fisik ringan, berdebar, mudah lelah, dan penurunan kesadaran.

2. Tekanan darah normal

Syarat pasien jantung mendapatkan vaksin COVID-19 selanjutnya adalah tekanan darah stabil. Berdasarkan rekomendasi idealnya tekanan darah yang terkendali adalah <140/90 mmHg.

Namun mereka yang memiliki tekanan darah <180/100 mmHg dengan kondisi stabil tanpa gejala tetap bisa mendapatkan vaksin COVID-19.

3. Menunggu 2-4 minggu

Bagi pasien penyakit jantung yang menjalani prosedur penanganan seperti serangan jantung atau lemah jantung, disarankan menunggu 2-4 minggu hingga inflamasi reda. Hal ini untuk mencegah peradangan pada jantung.



Simak Video "Alasan WHO Akhirnya Luluh soal Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)