Kamis, 12 Agu 2021 15:28 WIB

Sosok Dok Mo, Wanita Penggagas Terapi Plasma Konvalesen di Indonesia

Yudha Maulana - detikHealth
dr Theresia Monica Rahardjo pencetus terapi plasma konvalesen Foto: Yudha Maulana/detikHealth

Gagasannya itu kemudian, disambut oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo sekitar Agustus 2020. Hingga akhirnya pada 27 Desember 2020, ia melakukan presentasi di hadapan seluruh staf BNPB di Indonesia untuk menjelaskan tentang TPK.

"Pak Doni memanggil saya masuk ke tim pelaksanaan TPK bagi nakes, beliau juga merekomendasikan untuk nakes. Beliau membidani lahirnya gerakan plasma konvalesen, kurang dari sebulan sejak saya melakukan presentasi," ucap Dok Mo.

Ia menjelaskan TPK ini bukanlah hal yang baru di dalam dunia medis, tercatat penggunaan TPK ini telah digunakan sejak satu abad yang lalu. Tepatnya saat terjadi wabah Flu Spanyol, kemudian SARS, MERS, H1N1 dan Ebola. Dok Mo juga berharap TPK bisa menjadi salah satu pijakan untuk mempercepat terciptanya herd immunity.

"Dari awal saya meyakini TPK ini membantu pembentukan herd immunity. Vaksin untuk proteksi orang yang sehat, dan kemudian TPK ini juga untuk orang yang sakit, maka ini akan mempercepat terbentuknya herd immunity," pungkasnya.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(yum/up)