Selasa, 17 Agu 2021 16:33 WIB

Sebaran 20.741 Kasus COVID-19 RI 17 Agustus: Jateng Terbanyak, DKI di Bawah Seribu

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Edukasi masyarakat tentang protokol kesehatan mengenai bahaya COVID-19 lewat mural terus dilakukan. Namun kasus COVID-19 di Indonesia telah menembus angka 1 juta. Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Indonesia mencatatkan 20.741 kasus baru COVID-19 pada Selasa (17/8/2021). Tercatat total pasien aktif kini ada sebanyak 358.357 orang.

Penambahan terbanyak terjadi di Jawa Tengah dengan total 3.803 kasus. Disusul oleh Jawa Barat dengan 2.095 kasus baru. Kemudian Jawa Timur dengan penambahan 1.559 kasus baru.

Detail perkembangan virus Corona di Indonesia pada Selasa (17/8/2021) adalah sebagai berikut:

  • Kasus positif bertambah 20.741 menjadi 3.892.479
  • Pasien sembuh bertambah 32.225 menjadi 3.414.109
  • Pasien meninggal bertambah 1.180 menjadi 120.013

Tercatat sebanyak 182.216 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 293.179.

Berikut sebaran 20.741 kasus baru COVID-19 di Indonesia pada Selasa (17/8/2021), sebagai berikut:

  • Aceh: 390 kasus
  • Sumatera Utara: 1.172 kasus
  • Sumatera Barat: 286 kasus
  • Riau: 819 kasus
  • Jambi: 350 kasus
  • Sumatera Selatan: 370 kasus
  • Bengkulu: 337 kasus
  • Lampung: 367 kasus
  • Bangka Belitung: 337 kasus
  • Kepulauan Riau: 284 kasus
  • DKI Jakarta: 665 kasus
  • Jawa Barat: 1.643 kasus
  • Jawa Tengah: 3.263 kasus
  • DI Yogyakarta: 1.106 kasus
  • Jawa Timur: 2.346 kasus
  • Banten: 402 kasus
  • Bali: 988 kasus
  • NTB: 201 kasus
  • NTT: 657 kasus
  • Kalimantan Barat: 407 kasus
  • Kalimantan Tengah: 337 kasus
  • Kalimantan Selatan: 669 kasus
  • Kalimantan Timur: 923 kasus
  • Kalimantan Utara: 495 kasus
  • Sulawesi Utara: 172 kasus
  • Sulawesi Tengah: 891 kasus
  • Sulawesi Selatan: 476 kasus
  • Sulawesi Tenggara: 85 kasus
  • Gorontalo: 62 kasus
  • Sulawesi Barat: 156 kasus
  • Maluku: 23 kasus
  • Maluku Utara: 41 kasus
  • Papua: 234 kasus
  • Papua Barat: 42 kasus


Simak Video "Pemerintah Indonesia Perlu Lebih Agresif dalam Tangani COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)