Satgas IDI: Tak Benar Vaksin COVID-19 Sebabkan Badai Sitokin!

ADVERTISEMENT

Satgas IDI: Tak Benar Vaksin COVID-19 Sebabkan Badai Sitokin!

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Selasa, 24 Agu 2021 12:00 WIB
Vaksin bukan jaminan membuat seseorang benar-benar kebal terhadap penyakit COVID-19. Kadang ada kasus saat seseorang yang sudah divaksinasi masih bisa terinfeksi.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Badai sitokin merupakan sindrom yang bisa dialami pasien COVID-19. Bahkan badai sitokin bisa menyebabkan kematian pada pasien Corona jika tidak ditangani sedini mungkin.

Penyebab badai sitokin masih belum diketahui. Para ilmuwan masih bekerja untuk memahami jaringan kompleks penyebab terjadinya badai sitokin. Mereka menduga badai sitokin ini disebabkan oleh beberapa jenis masalah kesehatan, salah satunya sistem kekebalan tubuh itu sendiri.

Satgas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) meluruskan narasi yang beredar bahwa vaksin COVID-19 menyebabkan badai sitokin. Ia menegaskan vaksin COVID-19 tidak menyebabkan badai sitokin dan tidak membuat virus semakin mematikan apabila terinfeksi Corona.



"Belum ada bukti yang menunjukkan bahwa vaksin mRNA atau vaksin non-mRNA COVID-19 akan menghasilkan badai sitokin. Sebab itu, masyarakat tidak perlu takut dan khawatir untuk mendapatkan vaksinasi," katanya dalam cuitan di akun Twitternya, Selasa (24/8/2021).

Ia juga menambahkan hingga kini tidak ditemukan juga fenomena Antibody Dependent Enhancement (ADE) pada semua jenis vaksin COVID-19, termasuk vaksin yang beredar di Indonesia. Fenomena ADE selama ini baru tampak pada dengue.

Badai sitokin ini bisa dialami oleh pasien COVID-19. Sindrom ini juga dialami oleh presenter Deddy Corbuzier beberapa waktu lalu. Badai sitokin dapat menyebabkan banyak gejala yang berbeda. Terkadang berupa gejala ringan seperti flu.

Beberapa gejala badai sitokin di antaranya demam dan menggigil, kelelahan, mual dan muntah, sakit kepala, ruam, batuk, sesak napas, kejang, dan kebingungan sampai halusinasi.



Simak Video "Bayi 6 Bulan Bakal Dapat Vaksin Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT