Minggu, 29 Agu 2021 19:13 WIB

Israel Dibayangi AY.12, Turunan Terbaru Varian Delta Setelah 'Delta Plus'

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Corona virus under magnifying glass. Observation made by virologists in the laboratory with microscope.  Red heart shaped coronavirus being mutated through genome modification. 3D rendering. Turunan terbaru varian Delta AY.12 muncul di India (Foto: Getty Images/iStockphoto/Stockcrafter)
Jakarta -

Turunan terbaru varian Delta (B1617.2) muncul di India, setelah sebelumnya menyebar di Israel. Dinamakan AY.12, varian ini ditemukan di sejumlah negara bagian di India.

Sebagian kasus varian Delta di India, saat ini di-reklasifikasi menjadi AY.12.

"Dampak fungsional dari perubahan antara varian Delta dengan AY.12 belum diketahui, tetapi keduanya tampak sangat mirip di level molekular," tulis konsorsium genomik INASGOC.

Saat ini, keluarga varian Delta telah berkembang hingga sedikitnya 12 sub-lineage. Termasuk di antaranya adalah AY.1 yang lebih dulu dikenal sebagai 'Delta Plus'.

Di India, kasus pertama AY.12 teridentifikasi pada September 2020. Hingga 26 Agustus 2021, total 44.083 sekuens dengan lineage serupa ditemukan di seluruh dunia.

Saat ini, AY.12 disebut sebagai strain paling dominan di Israel. Sekira 51 persen sampel yang diteliti memiliki varian ini.



Simak Video "Pandemi Masih Jauh! WHO Bicara Adanya Virus Kombinasi Delta-Omicron"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)