ADVERTISEMENT

Senin, 30 Agu 2021 16:15 WIB

Catat Rekomendasi Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Vaksin COVID-19

Ayunda Septiani - detikHealth
Ribuan tenaga kesehatan (nakes) menjalani vaksinasi COVID-19 di Surabaya. Ada 4 ribu lebih nakes yang disuntik vaksin COVID-19. (Foto ilustrasi: ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

Makan yang cukup

Sebelum maupun setelah vaksin sebaiknya tetap menjaga porsi makan dengan jumlah yang sesuai. Mengurangi atau menambahkan porsi makan tidak akan memberikan efek yang berpengaruh pada efektivitas vaksin.

"Jika kamu harus memilih antara lebih sedikit, normal atau lebih besar, pilih porsi makanan yang sesuai dengan pola makan biasanya," tambah dr Leong.

Perubahan pola makan yang signifikan justru bisa mengejutkan tubuh dan mempengaruhi imunitas. Imunitas yang terpengaruh tersebut bisa saja menjadi lemah sehingga menurunkan efektivitas vaksin.

Konsumsi sup hangat

Makanan yang baik dikonsumsi setelah vaksin selanjutnya adalah dengan mengonsumsi sup hangat. Bagi beberapa orang efek vaksinasi salah satunya adalah penurunan nafsu makan. Walaupun sebagian merasakan justru mengalami kenaikan nafsu makan yang sangat pesat tetapi sangat memungkinkan adanya efek yang berbeda-beda pada setiap individu.

"Disamping makan yang sesuai, orang yang sudah divaksinasi dengan gejala penurunan nafsu makan sebaiknya banyak konsumsi sup atau kaldu," papar dr Leong.

Sup atau kaldu yang dicampur dengan rempah-rempah akan sangat ampuh untuk mengatasi gejala yang timbul setelah vaksinasi. Salah satu cara yang bisa dilakukan misalnya mengonsumsi sup atau kaldu yang telah dicampurkan dengan jahe, kunyit maupun rempah berkhasiat lainnya.

Tidak disarankan makan junk food

Pantangan makanan setelah vaksin COVID dengan tidak mengonsumsi junk food. Daripada mengonsumsi makanan olahan, ahli menyarankan untuk mengonsumsi makanan utuh seperti kacang-kacangan, ikan, sayuran, dan buah.

Hindari alkohol

Pantangan makanan setelah vaksin covid adalah konsumsi alkohol. Hal ini dikaitkan dengan penyebab dehidrasi yang akan dialami oleh tubuh. Tak hanya dehidrasi, alkohol juga dapat mempengaruhi sistem imunitas dan respon vaksin.

"Kadar alkohol dalam jumlah sedikit mungkin tidak akan memberikan efek terhadap keefektifan vaksin tetapi jika dalam jumlah banyak sangat mungkin mempengaruhi vaksin," lanjut dr Leong.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Kasus Covid-19 di Yogyakarta Melandai, Siap Jadi Endemi?"
[Gambas:Video 20detik]

(ayd/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT