Rabu, 01 Sep 2021 05:43 WIB

Masih Repot Bercocok Tanam, Petani Bantul Divaksin di Ladang Masing-masing

Pradito Rida Pertana - detikHealth
Vaksinasi door to door di ladang di Bantul Seorang warga Bantul divaksin di ladang (Foto: Pradito Rida Pertana/detikHealth)

Perwakilan Binda DIY AKBP Sugiyono mengatakan, vaksinasi jemput bola ini untuk memudahkan masyarakat mendapatkan vaksinasi. Terlebih, pemerintah menargetkan pada bulan Desember tercapai herd immunity.

"Jadi vaksinasi jemput bola di sentra-sentra pekerja ini harapannya para petani yang keterbatasan seperti waktu dan akses ini bisa mengikuti vaksinasi," katanya.

"Sehingga terobosan vaksinasi door to door menjangkau sampai ladang-ladang agar vaksinasi hingga Desember minimal 70 persen rakyat Indonesia sudah tervaksinasi," imbuh Sugiyanto.

Untuk hari ini, dia menargetkan 100 orang di Kalurahan Selopamioro tervaksinasi. Sedangkan untuk target di Bantul mencapai ribuan orang.

"Untuk door to door ini ada 100 di Selopamioro. Untuk syarat vaksinasi hanya KTP saja kemudian ada nomor Hp, nah nomor Hp ini tidak harus milik sasaran tapi milik kerabatnya bisa," ujarnya.

Kepala SPN Selopamioro Kombes Sonny Mahar Budi Adityawan mengatakan, bahwa pihaknya memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang sudah mendapat vaksinasi COVID-19. Hal itu untuk memicu keinginan masyarakat untuk melakukan vaksinasi.

"Memang masyarakat di Selopamioro kalau ke tempat Fasyankes cukup jauh dan harus mengantre kan. Jadi dengan pola (vaksinasi) door to door sangat membantu masyarakat di sini. Selain itu yanh sudah vaksinasi langsung kita kasih sembako," ucapnya.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Pemerintah Minta Produsen Vaksin Covid-19 Penuhi Target Pengiriman"
[Gambas:Video 20detik]

(up/up)