Rabu, 01 Sep 2021 15:22 WIB

Kemenkes Klaim Data Warga di eHAC Tak Bocor! Ini Penjelasannya

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
BERLIN, GERMANY - DECEMBER 27:  A particpant checks a circuit board next to an oscilloscope on the first day of the 28th Chaos Communication Congress (28C3) - Behind Enemy Lines computer hacker conference on December 27, 2011 in Berlin, Germany. The Chaos Computer Club is Europes biggest network of computer hackers and its annual congress draws up to 3,000 participants.  (Photo by Adam Berry/Getty Images) Foto: GettyImages
Jakarta -

Kepala Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI dr Anas Ma'ruf MKM mengklaim data yang ada dalam sistem eHAC tidak bocor ataupun mengalir ke pihak mitra. Seperti diketahui, pihak mitra dituding menjadi penyebab dugaan kebocoran data yang dilaporkan peneliti siber vpnMentor.

"Kemenkes memastikan bahwa data masyarakat yang ada dalam sistem eHAC tidak bocor dan dalam perlindungan, data masyarakat yang ada di dalam eHAC tidak mengalir ke platform mitra," ungkap Anas dalam konferensi pers Kemenkes RI Rabu (1/9/2021).

"Sedangkan data masyarakat yang ada di platform mitra menjadi tanggung jawab penyelenggara sistem elektronik sesuai dengan amanah UU Nomor 19 tahun 2016 tentang informasi transaksi elektronik atau UU ITE," beber dia.

Kemenkes kembali menegaskan data yang diduga bocor adalah data yang berada di pihak mitra Kemenkes RI.

"Dan juga sesuai dengan peraturan pemerintah No 71 Tahun 2019 tentang penyelenggaraan sistem dan elektronik," pungkas dia.

Simak video 'Komisi I DPR Sesalkan Adanya Kebocoran Data eHAC Kemenkes':

[Gambas:Video 20detik]



(naf/up)