Rabu, 01 Sep 2021 19:00 WIB

Tes Antigen Banting Harga, Kualitasnya Oke Nggak? Ini Kata Kemenkes

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Jakarta -

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi menurunkan harga Rapid Diagnostik Test (RDT) antigen menjadi Rp 99 ribu untuk Jawa-bali serta Rp 109 ribu untuk luar Jawa-Bali. Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Prof Abdul Kadir berdasarkan berbagai evaluasi penurunan harga yang telah dilakukan.

Terkait penurunan harga RDT antigen ini, Prof Kadir menegaskan tidak akan mempengaruhi kualitasnya. Ia mengungkapkan semua RDT antigen yang beredar saat ini telah divalidasi oleh pihak Litbangkes.

"Bahwa semua RDT antigen yang beredar di pasaran itu dilakukan semacam validasi oleh Litbangkes. Sampai sejauh mana sensitivitasnya dan sampai mana spesifitasnya RDT antigen tersebut. Standarnya kalau nggak salah di atas 95 persen," jelasnya dalam konferensi pers, Rabu (1/9/2021).

Prof Kadir mengungkapkan jika RDT antigen tersebut telah memenuhi syarat yang telah ditentukan, tahapan selanjutnya adalah pemberian izin edar oleh Kefarmasian dan Alat Kesehatan atau Farmalkes.

Dengan begitu, pihak Kemenkes bisa menjamin bahwa RDT antigen yang beredar di pasaran bisa dipertanggung jawabkan kualitasnya.

"Sehingga, kita bisa memberikan jaminan kepada RDT antigen yang beredar secara resmi di pasaran yang sudah dapat izin edar dari Farmalkes itu kualitasnya bisa dipertanggungjawabkan," pungkasnya.

(sao/kna)