Rabu, 01 Sep 2021 22:38 WIB

RI Kembali Datangkan 583.400 Dosis Vaksin AstraZeneca

Inkana Izatifiqa R Putri - detikHealth
Indonesia kembali menerima vaksin dari Sinovac dalam bentuk jadi dengan merek Coronavac sebanyak 5 juta dosis dan Astrazeneca sebanyak 1.086.000 dosis. Foto: Dok. Kominfo
Jakarta -

Sebanyak 583.400 dosis vaksin jadi Astrazeneca tiba di Indonesia hari ini. Kedatangan vaksin tahap 46 ini pun menambah jumlah stok vaksin di Tanah Air.

Hingga saat ini, jumlah dosis vaksin yang sudah datang ke Indonesia baik dalam bentuk bulk atau bahan baku maupun vaksin jadi sudah lebih dari 218,5 juta dosis.

"Ketersediaan vaksin COVID-19 di Indonesia dapat dikatakan aman,selama bulan Agustus jumlah vaksin yang sudah diterima 43 juta dosis baik dalam bentuk bulk dan jadi, kemudian pada bulan September diperkirakan jumlah vaksin yang akan kita terima sebanyak 60 juta dosis" ujar Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi dalam keterangan tertulis, Rabu (1/9/2021).

Lebih lanjut dr. Nadia menjelaskan berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, dari 34 provinsi di Indonesia hanya ada 1 provinsi yang stok vaksinnya di bawah 10 hari. Terkait hal ini, pemerintah akan segera Tentunya melakukan pengiriman dosis vaksin COVID-19 ke wilayah tersebut.

Sementara soal vaksinasi, dr Nadia menyampaikan sampai hari ini terdapat 100 juta dosis vaksin yang disuntikkan di Indonesia.

"Pemerintah berkomitmen untuk bekerja keras dalam melakukan percepatan vaksinasi dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan," katanya.

Terkait vaksinasi, dr. Nadia mengingatkan masyarakat untuk vaksinasi guna mencegah sakit parah saat tertular oleh virus COVID-19. "Oleh karena itu, vaksin sangat penting agar kita semua dapat hidup berdampingan dengan virus Corona dan melakukan aktivitas dengan kebiasaan baru," katanya.

"Selain vaksin, tetap disiplin protokol kesehatan, terutama memakai masker," tambahnya.

Di sisi lain, Sekretaris Perusahaan sekaligus Juru Bicara Bio Farma, Bambang Heriyanto mengatakan sejak Januari hingga akhir Agustus 2021, Bio Farma sudah mendistribusikan 129.891,072 dosis ke seluruh provinsi di Indonesia.

Selama bulan Agustus 2021, Bio Farma juga sudah mendistribusikan sebanyak kurang lebih 42.860.100 dosis vaksin COVID-19. Sementara pada 1 September 2021, Bio Farma akan mendistribusikan sebanyak 3.064.640 dosis ke 32 provinsi di Indonesia.

Bambang menyebut pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk mendistribusikan sesuai prioritas dan sasaran daerah yang telah ditetapkan. Dalam pendistribusian, Bio Farma juga akan tetap memperhatikan stok vaksin yang siap didistribusikan atau sudah mendapatkan lot rilis dari Badan POM.

"Pelaksanaan distribusi COVID-19, berdasarkan pada alokasi dan permintaan dari Kementerian Kesehatan," pungkasnya.

(akd/up)