ADVERTISEMENT

Selasa, 07 Sep 2021 18:07 WIB

Satgas: Sertifikat Vaksin Jokowi Bocor karena NIK Tersedia di Data Pilpres

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Sertifikat Vaksin Jokowi Tersebar, Ini 3 Hal yang Diketahui Hingga Kini Sertifikat vaksin COVID-19 Joko Widodo ramai di media sosial. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
-

Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menegaskan data sertifikat vaksin COVID-19 Presiden Joko Widodo yang belakangan tersebar di media sosial kemungkinan bocor saat pemilihan presiden. Meski begitu, hal ini menjadi perhatian pemerintah untuk terus memperbaiki aplikasi PeduliLindungi.

"Hal ini dimungkinkan karena NIK presiden tersedia sebagai data calon presiden pada saat pemilihan presiden. Oleh karena itu, untuk memudahkan masyarakat untuk menjamin keamanan serta fungsi periksa sertifikat vaksin COVID-19 melalui aplikasi PeduliLindungi," beber Wiku dalam konpers BNPB Selasa (7/9/2021).

"Maka saat ini digunakan parameter yaitu NIK, tanggal lahir, tanggal vaksin, dan jenis vaksin," sambung dia.

Wiku menyebut Kementerian Kesehatan RI tengah merampungkan digitalisasi satu data vaksinasi. Adapun kekurangan yang terjadi di lapangan, akan menjadi masukan bagi pemerintah untuk mengevaluasi sistem data khususnya terkait sertifikat vaksin COVID-19.

"Penting untuk diketahui bahwa saat ini digitalisasi vaksinasi dari kementerian kesehatan masih dalam tahap transisi menuju satu data," kata Wiku.

"Setiap kekurangan yang ditemukan di lapangan menjadi masukan dan akan menjadi evaluasi sehingga nantinya sistem digital ini dapat berkembang menjadi lebih aman dan lebih baik," pungkasnya.

Lebih lanjut, Wiku menegaskan pemerintah menggencarkan kolaborasi antarlembaga dan kementerian untuk segera memperbaiki data berdasarkan catatan yang dilaporkan di lapangan.



Simak Video "China Setujui Vaksin Covid-19 Hirup, Cocok Buat yang Takut Suntik"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT