Jumat, 10 Sep 2021 05:00 WIB

5 Nutisi Ini Bikin Otak Anak Makin Cerdas, Semua Ada di Makanan Lho

Syifa Aulia - detikHealth
6 Pola Makan Ini Bantu Perkuat Daya Tahan Tubuh Si Kecil Saat Pandemi Foto: iStock
Jakarta -

Meningkatkan kecerdasan anak dapat dilakukan lewat stimulus kognitif dan makanan. Memberi asupan bergizi tinggi sejak dalam kandungan merupakan hal penting yang harus dilakukan orang tua. Sebab, asupan gizi pada saat itu bisa menentukan pertumbuhan sel saraf yang dibutuhkan untuk kecerdasan otak.

Selain itu, stimulus atau rangsangan yang diberikan bermanfaat untuk perkembangan saraf anak. Jika kedua hal itu terpenuhi dengan baik, maka tingkat pertumbuhan sel saraf pada usia 2 tahun bisa mencapai hingga 80 persen dari jumlah sel saraf.

Tetapi, jika pada masa emas anak kurang mendapat asupan gizi dan stimulus, pertumbuhan sel sarafnya bisa di bawah 80 persen. Dalam hal ini, orang tua harus mengenali zat gizi yang berkontribusi dalam pertumbuhan sel saraf. Berikut macam-macamnya:

1. Omega-3

Otak mempunyai kadar lemak paling tinggi dibanding organ lain. Pada lemak tersebut, terdapat asam lemak yang berguna sebagai komponen struktural membran otak.

Sekitar 50 persen mengandung asam lemak tak jenuh ganda, lalu sekitar 33 persen mengandung asam lemak omega-3 yang bersifat esensial. Omega-3 ini hanya bisa didapat dari makanan yang dikonsumsi.

Dalam hal ini, ibu hamil dan menyusui harus memenuhi omega-3 sebesar 1-3 gram setiap harinya. Sedangkan, bagi anak usia 1-3 tahun berjumlah 0,3-0,7 gram per hari, dan usia 4 tahun sebesar 0,5-1 gram.

Omega-3 dapat ditemukan pada beberapa jenis ikan. Berikut jumlah kandungan omega-3 pada beberapa ikan:

  • Ikan kembung: 2,2-2,6 gram per 100 gram
  • Ikan tuna: 2,1 gram
  • Ikan salmon: 1,4-1,6 gram
  • Ikan tongkol: 1,5 gram
  • Ikan teri: 1,4 gram per 100 gram

Agar tak mengurangi kandungan omega-3 dalam ikan, sebaiknya hindari memasak dengan teknik menggoreng.

2. Vitamin B12, Folat, dan Kolin

Folat dan kolin bermanfaat untuk perkembangan sel saraf. Sedangkan vitamin B12 berguna untuk menghindari penurunan sel saraf. Adapun makanan yang mengandung vitamin B12 adalah telur, yogurt, tuna, keju, susu, daging sapi, dan susu kedelai.

Untuk mendapat kandungan kolin, orang tua bisa memberi makan anak dengan telut, dada ayam, brokoli, dan kacang hijau. Selanjutnya, folat ada dalam sayuran hijau, brokoli, jeruk, alpukat, pisang, kubis, dan telur.

KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA



Simak Video "Kenali Hubungan Hipertensi dan Pendarahan Otak"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)