Jumat, 10 Sep 2021 07:09 WIB

Bukannya 2 Dosis, Pria Ini Malah Terima 4 Dosis Vaksin COVID-19

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Program vaksinasi massal di Tangerang terus dilakukan. Vaksinasi COVID-19 kini sasar orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan individu berkebutuhan khusus (IBK). Pria nekat terima 4 dosis vaksin COVID-19. (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Vaksinasi adalah salah satu cara untuk memutus penularan dan mencegah keparahan gejala jika terinfeksi COVID-19. Umumnya, vaksin diberikan dengan dosis untuk membentuk kekebalan penuh melawan virus Corona.

Hanya saja banyak kasus penerima lebih dari dua dosis vaksin COVID-19. Tak tanggung-tanggung, ada yang menerima empat dosis vaksin Corona beda merek.

Seorang pria asal Sydney, Australia, mengaku menerima empat vaksin Corona; dua dosis AstraZeneca, dua dosis Pfizer. Ia mendapatkan vaksin tersebut tidak atas rekomendasi apapun.

Dikutip dari 7News Au, pria berusia 34 tahun itu menerima dosis pertama vaksin AstraZeneca pada bulan Maret. Kemudian mendapatkan vaksin Pfizer pada Juli lalu.

"Saya melakukannya karena saya menginginkan perlindungan terbaik terhadap virus corona. Saya tidak merasa buruk dan saya tidak berpikir telah mengambil dosis orang lain," katanya saat ditanyai perihal alasan mendapatkan empat dosis vaksin COVID-19.

Tom mengatakan dia menginginkan dua dosis masing-masing vaksin setelah melihat keberhasilan suntikan campuran atau mixing di luar negeri, yang belum mendapat lampu hijau di Australia.

Dia mengatakan dia mendapatkan beberapa kritik setelah mendokumentasikan perjalanan vaksinnya di media sosial dan mengakui bahwa bahkan ibunya "tidak terkesan" ketika dia mengetahuinya.

Baru-baru ini spesialis penyakit menular AS dr Faheem Younus menyoroti tren vaksinasi lebih dari dua dosis. Ia mengatakan vaksinasi berlebihan tanpa adanya uji klinis mengkhawatirkan.



"Saya menyadari adanya tekanan untuk mematuhi persyaratan perjalanan, tetapi.. 'vaksinasi berlebihan' tanpa data keamanan klinis membuat saya khawatir," ucap Dr Faheem dalam cuitannya dikutip detikcom, Rabu (8/9/2021).



Simak Video "Alasan WHO Akhirnya Luluh soal Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)