Senin, 13 Sep 2021 13:30 WIB

China Kembangkan 2 Obat COVID-19, Diklaim Mampu Lawan Varian Delta

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Vaksin Corona buatan China dipamerkan (AFP Photo) China mengembangkan dua obat COVID-19 untuk pasien Corona dengan gejala ringan hingga sedang. (Foto ilustrasi: AFP Photo)
Jakarta -

Perusahaan farmasi asal China, Sinopharm, tengah mengembangkan dua obat COVID-19. Obat ini diklaim efektif dalam mengobati pasien Corona dengan gejala ringan hingga sedang.

Dikutip dari Global Times, dua obat COVID-19 ini dikembangkan berdasarkan imunoglobulin manusia dan antibodi monoklonal. Menurut wakil presiden dan kepala ilmuwan anak perusahaan Sinopharm, China National Biotech Group (CNBG), Zhang Yuntao, bahan-bahan obat ini didapatkan dari plasma pasien Corona yang telah pulih.

"(Obat ini) untuk menetralisir virus dan mengurangi viral load dalam tubuh manusia," kata Yuntao.

Dua obat COVID-19 tersebut akan memasuki tahap uji klinis dengan melibatkan mitra internasional. Obat ini juga diklaim mengandung antibodi penetralisir tingkat tinggi terhadap varian baru Corona, termasuk varian Delta (B1617.2).

Antibodi monoklonal yang terkandung dalam obat ini dapat secara efektif memblokir virus Corona ke usus, ginjal, testis, kantong empedu, dan jantung.

"Itu menunjukkan para peneliti dan produsen obat China berada di antara yang terdepan dalam penelitian dan pengembangan obat-obatan COVID-19," ucap salah satu pelaku industri di China.



Simak Video "Sah! WHO Setujui Penggunaan Darurat Vaksin Sinopharm"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/kna)