Senin, 13 Sep 2021 14:00 WIB

Bukan Cuma Ngemal! 5 Aktivitas Ini Wajib Check In PeduliLindungi

Vidya Pinandhita - detikHealth
PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mulai menguji coba penggunaan aplikasi PeduliLindungi bagi calon penumpang KRL. Uji coba digelar di 11 stasiun. Ilustrasi penggunaan aplikasi PeduliLindungi untuk check in. Foto: ANDHIKA PRASETIA
Jakarta -

Check in PeduliLindungi tak hanya menjadi syarat untuk masuk mal, namun juga syarat untuk melakukan sejumlah aktivitas lainnya seperti menggunakan transportasi umum atau sekolah tatap muka. Dengan aplikasi ini, masyarakat yang berkunjung ke fasilitas umum tak hanya dijamin sudah divaksin, melainkan juga terlacak riwayat kontak dengan pasien COVID-19.

"Ada enam aktivitas yang kita ingin pastikan untuk implementasi protokol kesehatannya baik dan berbasis teknologi digital. Pertama perdagangan ini bisa mal atau departemen store, atau pasar basah, atau toko-toko tradisional. Kemudian aktivitas berikutnya yang ramai kerumunan dan menjadi klaster adalah transportasi baik darat, laut, udara," terang Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam Rapat Kerja DPR RI Komisi IX, Senin (13/9/2021).

"Berikutnya aktivitas pariwisata (seperti) restoran, event, hotel, dan juga banyak yang dilakukan masyarakat berpotensi kerumunan dan penularan besar juga ada bekerja baik di kantor, pabrik, swasta maupun BUMN. Akan kita atur juga aktivitas pendidikan SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi. Yang paling penting aktivitas keagamaan," lanjutnya.

Terkait aktivitas keagamaan, Menkes menegaskan bahwa acara besar keagamaan memerlukan perhatian besar. Sebab bercermin dari kondisi dari tsunami COVID-19 India dan lonjakan kasus COVID-19 besar-besaran di RI, diduga pemicunya adalah hari besar keagamaan yang rawan kerumunan.

Menurutnya selain menjamin penerapan protokol kesehatan dan masyarakat wajib divaksin untuk beraktivitas di tempat umum, PeduliLindungi berfungsi menjamin masyarakat yang beraktivitas di tempat umum negatif COVID-19 atau tidak ada riwayat kontak erat dengan pasien COVID-19.

"PeduliLindungi sekarang sudah dihubungkan secara online dengan database vaksinasi kita yang di database laboratorium," beber Menkes.

"Orang yang sudah divaksin dites PCR negatif atau positif itu bisa langsung masuk database PeduliLindungi setiap mereka melakukan aktivitas yang 6 tadi, kita tentukan statusnya seperti apa," pungkasnya.



Simak Video "Sebanyak 180 Mal Telah Dipasangi Sistem Cek Vaksin Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/naf)