Rabu, 15 Sep 2021 10:51 WIB

Rokok di Minimarket DKI Bakal Masuk Laci? Nutup Display Saja Nggak Konsisten

Vidya Pinandhita - detikHealth
Petugas menutup display rokok di minimarket Petugas menutup display rokok di minimarket (Foto: Salwa Aisyah Sheilanabilla/detikHealth)
Jakarta -

Baru-baru ini, display pajangan rokok di toko-toko dan minimarket kawasan DKI Jakarta banyak yang ditutup. Langkah ini diharapkan bisa menekan paparan rokok, khususnya pada anak-anak.

Praktiknya, kebijakan ini belum diikuti oleh semua minimarket. Misalnya di kawasan Kramatjati, Jakarta Timur. Berdasarkan pantauan detikcom hingga Rabu (15/9/2021), belum semua minimarket menutup display rokok.

Sebagian hanya menutup iklan. Dengan alasan, belum ada keterangan lebih lanjut perihal aturan display rokok harus ditutup.

"Itu memang ada peraturan baru. Nanti mau ada aturan, rokoknya harus ditaruh dilaci. Kalau sekarang baru yang di atas doang (iklan) ditutup," ujar seorang petugas minimarket yang enggan disebut namanya pada detikcom.

"(Iklan ditutup) sudah dari sebulan lalu. Produknya sih belum. Tapi nanti bagian barangnya mau ditutup juga. Kalau jelasnya kapan kurang tahu," lanjutnya.

Itu memang ada peraturan baru. Nanti mau ada aturan, rokoknya harus ditaruh dilaci. Kalau sekarang baru yang di atas doang (iklan) ditutupK - Kasir minimarket

Menurutnya, belum ada informasi soal tanggal pasti aturan tutup display rokok tersebut dilaksanakan. Sejauh ini, informasi yang diperolehnya baru sebatas perencanaan.

Di minimarket lainnya masih di kawasan Kramatjati, detikcom menemukan hal serupa. Display rokok masih dipajang tanpa penutup, namun iklan sudah tidak ada. Papan iklan pada bagian atas rokok digantikan iklan produk lain.

Petugas minimarket menyebut belum ada informasi soal tanggal peraturan tersebut mulai berlaku.

Namun kemarin, minimarket tersebut sempat didatangi petugas yang memberi peringtan soal display rokok bakal harus ditutup.

"Belum (ditutup). Tapi bakal sih, kemarin disamperin soalnya sama petugas. Belum tahu kapan (ditutup), kemarin baru dikasih peringatan doang," ujar petugas minimarket.

Penutupan display rokok di toko-toko tersebut kini diatur dalam Seruan Gubernur DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pembinaan Kawasan Dilarang Merokok. Dengan tujuan, menekan jumlah perokok di Indonesia.

Pantauan di Jakarta Barat, sejumlah minimarket yang sebelumnya menutup display rokok, hari ini malah sudah mulai menanggalkan penutupnya. Menurut petugas, penutupan display rokok dilakukan ketika ada arahan dari 'dinas' saja.

Setujukah rokok di minimarket disimpan di laci kasir? Share pendapatmu di komentar.



Simak Video "Sejumlah Penyakit Berbahaya yang Mengintai Para Perokok"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)