Rabu, 15 Sep 2021 16:30 WIB

1.812 Dosis Vaksin di Aceh Terbuang Sia-sia, Kemenkes Buka suara

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Vaksin Sinovac untuk Anak Dapat Lampu Hijau, Ini Fakta-faktanya Seribuan vaksin COVID-19 menjadi mubazir karena tidak terpakai. (Foto ilustrasi: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Seribuan dosis vaksin COVID-19 di Aceh Tenggara tidak terpakai. Vaksin itu tak terpakai karena warga enggan divaksinasi.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh Tenggara, Sukri Manto, pada awal pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Aceh Tenggara, tak sedikit orang yang masih enggan divaksinasi. Hal ini membuat sebagian dosis vaksin yang tak diberikan menjadi tidak bisa terpakai, karena masa daya tahan vaksij COVID-19 sudah habis.

"Vaksin yang satu vial 10 dosis, itu kadang-kadang yang datang enam orang. Jadi sehingga yang empat dosis itu jadi tidak terpakai karena masa daya tahan vaksin Sinovac setelah dibuka vial itu, jadi hanya berkisar 6 jam," kata Sukri Manto saat dimintai konfirmasi, Selasa (14/9/2021).

Kemudian tak sedikit juga warga yang sudah terdaftar tidak bisa divaksinasi karena alasan medis, sehingga dosis vaksin COVID-19 menjadi mubazir.

Terkait hal ini, juru bicara vaksinasi dari Kementerian Kesehatan RI, dr Siti Nadia Tarmizi, mengatakan dosis vaksin COVID-19 yang tidak terpakai tersebut sudah diperhitungkan sebelumnya.

"Kalau kita melihat dari angka jumlah vaksin 1.812 itu yang terbuang, sebenarnya yang sudah mereka suntikan sudah jauh lebih besar dari angka tersebut," jelas dr Nadia dalam sebuah webinar, Rabu (15/9/2021).

"Jadi kurang lebih kita sudah hitung, kondisi ini kita sebut ke dalam pelaksanaan vaksinasi sebagai wastage rate. Jadi memang dosis vaksin yang mau tidak mau kita buang," sambungnya.

dr Nadia mengatakan wastage rate di Aceh Tenggara hanya sebesar 3,8 persen. Sementara menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), wastage rate vaksin COVID-19 itu 5-10 persen.



Simak Video "Komnas KIPI: Efek Vaksin Covid-19 Lebih Banyak Dialami Anak Muda"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/naf)