Sabtu, 18 Sep 2021 09:15 WIB

Pertama Kali! Angka Reproduksi Corona RI di Bawah 1, Ini Artinya

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Kasus COVID-19 di beberapa wilayah di Indonesia, khususnya DKI, mengalami penurunan. Namun bukan berarti virus Corona sudah hilang karena kita masih berperang melawan COVID-19. Corona di Indonesia. (Foto: dok detikcom)
Jakarta -

Ahli epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Pandu Riono mengungkap angka reproduksi Corona di Indonesia sudah di bawah satu. Artinya, penularan COVID-19 sudah semakin rendah.

Catatan positivity rate per Jumat (17/9/2021) juga berada di 1,31 persen. Lebih baik dari standar aman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yaitu 5 persen.

"Untuk pertama kalinya Rt Indonesia di bawah 1. Artinya risiko penularan sudah menurun," cuit Pandu dalam akun Twitter pribadinya, dikutip detikcom Sabtu (18/9/2021) atas izin yang bersangkutan.

Penurunan penularan COVID-19 drastis tersebut menjadi catatan pemerintah untuk tetap mempertahankan dan memperkuat testing, tracing, dan isolasi kasus Corona.

"Dan kejar cakupan vaksinasi pada penduduk rawan. Koordinasi dan kolaborasi yang dipimpin Luhut (Koordinator PPKM Jawa Bali) ditingkatkan," sambungnya.

Apa sih artinya angka reproduksi di bawah 1?

"Reproductive Number at time. Angka Reproduksi penularan secara rerata. Rt=1, satu orang menularkan ke satu orang lain Rt=4, satu orang yg terinfeksi dapat menularkan ke 4 orang lain, dan seterusnya. Kalau Rt kurang dari 1, artinya risiko penularan menurun dan diharapkan kasus baru semakin berkurang," beber dia.

Jangan euforia!

Meski tren kasus Corona di Indonesia terus mengalami perbaikan, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) dr Siti Nadia Tarmizi mengimbau masyarakat untuk tidak euforia. Ia meminta masyarakat segera mendapatkan vaksin COVID-19 dan tetap membatasi mobilitas dan protokol kesehatan.

Hal ini dikarenakan gelombang COVID-19 yang terjadi di Juli 2021 terjadi karena mobilitas kembali meningkat dan prokes kerap diabaikan. Terlebih, testing dan tracing kala itu tak semasif saat ini.



Simak Video "COVID-19 di Indonesia Bisa Mereda Tahun 2022 Jika..."
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)