Selasa, 21 Sep 2021 08:00 WIB

Yuk Bisa Yuk! Kasus Aktif Corona DKI Tinggal 2.558 Pasien, Ini Sebarannya

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
DKI Jakarta sudah mulai menyuntikkan vaksin COVID-19 jenis Pfizer, salah satunya bisa dilakukan di BPSDM Kemenkes.  Seperti apa suasananya? Kasus aktif Corona di DKI Jakarta tinggal tersisa 2.558 pasien. (Foto ilustrasi: Andhika Prasetya)
Jakarta -

Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk yang padat, DKI Jakarta telah berhasil memperbaiki penanganan COVID-19 di wilayahnya. Salah satu faktornya dapat dilihat dari penurunan jumlah kasus aktif Corona dari hari ke hari.

Berdasarkan data corona.jakarta.go.id pada Selasa (21/9/2021) pagi, total kasus aktif Corona di ibu kota tinggal tersisa 2.558 pasien. Kasus aktif sendiri merupakan orang yang masih menjalani perawatan, baik di rumah sakit maupun di rumah masing-masing atau isolasi mandiri.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 864 pasien dirawat di rumah sakit. Sementara 1.694 pasien melakukan isolasi mandiri.

Terkait penurunan kasus aktif ini, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan rumah sakit rujukan COVID-19 di ibu kota secara bertahap mulai melayani pasien non-COVID.

"Kami berproses secara bertahap, tim sudah turun ke rumah sakit secara bertahap kita mengembalikan beberapa rumah sakit untuk memulai layanan non-COVID," ujar Widyastuti kepada wartawan di Kantor Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (20/9/2021).

Namun, Widyastuti tidak menyebut rumah sakit mana saja yang akan kembali menerima pasien non-COVID. Meski begitu, ia memastikan bahwa nantinya kebijakan ini tidak hanya diterapkan di RSUD, tetapi juga rumah sakit swasta.

"Tentu rumah sakit kami berkoordinasi dengan teman tingkat pusat dan juga asosiasi rumah sakit swasta yang ada di DKI," jelasnya.

Berikut sebaran kasus aktif Corona di DKI Jakarta pada Selasa (21/9/2021) pagi.

  • Kuningan Timur (Jakarta Selatan): 50 pasien
  • Kebon Kosong (Jakarta Pusat): 33 pasien
  • Kemayoran (Jakarta Pusat): 27 pasien
  • Sunter Agung (Jakarta Utara): 24 pasien
  • Kapuk (Jakarta Barat): 23 pasien
  • Kalideres (Jakarta Barat): 20 pasien
  • Ancol (Jakarta Utara): 20 pasien
  • Cibubur (Jakarta Timur): 19 pasien
  • Lubang Buaya (Jakarta Timur): 19 pasien
  • Tegal Alur (Jakarta Barat): 19 pasien
  • Karet Kuningan (Jakarta Selatan): 19 pasien
  • Jagakarsa (Jakarta Selatan): 19 pasien
  • Pasar Baru (Jakarta Pusat): 18 pasien
  • Pegadungan (Jakarta Barat): 18 pasien
  • Gandaria Utara (Jakarta Selatan): 18 pasien
  • Pulo Gebang (Jakarta Timur): 17 pasien
  • Pademangan Barat (Jakarta Utara): 17 pasien
  • Pondok Bambu (Jakarta Timur): 16 pasien
  • Kampung Tengah (Jakarta Timur): 16 pasien
  • Penjaringan (Jakarta Utara): 15 pasien
  • Lebak Bulus (Jakarta Selatan): 15 pasien
  • Semper Timur (Jakarta Utara): 15 pasien
  • Kelapa Gading Barat (Jakarta Utara): 15 pasien
  • Klender (Jakarta Timur): 14 pasien
  • Pondok Kelapa (Jakarta Timur): 14 pasien
  • Pasar Minggu (Jakarta Selatan): 14 pasien
  • Penggilingan (Jakarta Timur): 13 pasien
  • Kelapa Dua Wetan (Jakarta Timur): 13 pasien
  • Cipinang Muara (Jakarta Timur): 13 pasien
  • Bintaro (Jakarta Selatan): 13 pasien
  • Cakung Timur (Jakarta Timur): 12 pasien
  • Warakas (Jakarta Utara): 12 pasien
  • Tugu Utara (Jakarta Utara): 12 pasien
  • Pasar Manggis (Jakarta Selatan): 12 pasien
  • Mampang Prapatan (Jakarta Selatan): 12 pasien
  • Cipete Utara (Jakarta Selatan): 12 pasien
  • Pondok Kopi (Jakarta Timur): 11 pasien
  • Pondok Ranggon (Jakarta Timur): 11 pasien
  • Kebagusan (Jakarta Selatan): 11 pasien
  • Pondok Labu (Jakarta Selatan): 11 pasien
  • Kalibata (Jakarta Selatan): 11 pasien
  • Cengkareng Timur (Jakarta Barat): 11 pasien
  • Rambutan (Jakarta Timur): 10 pasien
  • Pejagalan (Jakarta Utara): 10 pasien
  • Sunter Jaya (Jakarta Utara): 10 pasien
  • Kebon Bawang (Jakarta Utara): 10 pasien
  • Ragunan (Jakarta Selatan): 10 pasien
  • Jatinegara (Jakarta ): 9 pasien
  • Dukuh (Jakarta Timur): 9 pasien
  • Rawasari (Jakarta Pusat): 9 pasien.


Simak Video "Dinkes Sebut Kenaikan Kasus COVID-19 DKI Seperti De Javu"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/up)
d'Mentor
×
dMentor: Awas Manipulasi Robot Trading
d'Mentor: Awas Manipulasi Robot Trading Selengkapnya