Rabu, 22 Sep 2021 09:15 WIB

Wajibkan Warga India Karantina, Inggris Dituduh Lakukan Diskriminasi

Firdaus Anwar - detikHealth
A health worker administers the vaccine for COVID-19 in New Delhi, India, Tuesday, Aug. 24, 2021. (AP Photo/Manish Swarup) (Foto ilustrasi: AP Photo)
Jakarta -

Kementerian Luar Negeri India mengkritik aturan baru di Inggris yang mewajibkan warga India melakukan karantina di pintu kedatangan meski sudah divaksinasi. Inggris dituduh melakukan diskriminasi.

Peraturan yang rencananya diterapkan bulan depan tersebut dilatarbelakangi vaksin COVID-19 buatan India, Covishield, belum diakui oleh Inggris. Covishield adalah vaksin umum dalam program imunisasi India dan sebenarnya identik dengan vaksin AstraZeneca yang digunakan Inggris.

India mengancam akan melakukan tindakan tegas bila Inggris tidak mencabut rencana aturan tersebut.

"Mengimbau agar segera diselesaikan demi kepentingan bersama," kata Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar seperti dikutip dari Reuters, Rabu (22/9/2021).

Kantor Kedutaan Inggris di India mengaku sedang berusaha memikirkan solusi bersama. Aturan disebut-sebut tidak adil karena diterapkan hanya untuk warga India, tidak untuk warga Inggris yang mungkin juga menggunakan vaksin Covishield.

"Sangat menyinggung perasaan bila warga India yang sudah divaksinasi penuh wajib karantina," komentar politikus India, Shashi Tharoor.



Simak Video "Persiapan yang Harus Dilakukan untuk Menuju Endemi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)