Jumat, 24 Sep 2021 08:14 WIB

Harapan Hidup Bayi 'Generasi COVID-19' Diprediksi Menurun, Kenapa?

Vidya Pinandhita - detikHealth
Little toes, baby feet wrapped in a heart blanket Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Axiara)
Jakarta -

Harapan hidup generasi yang lahir di tengah pandemi COVID-19 diprediksi menurun. Penelitian Universitas Oxford menyebut di sebagian besar wilayah Eropa dan Amerika Serikat, penurunan harapan hidup pada 2020 terlihat kembali sejak Perang Dunia Kedua.

Misalnya di Inggris, usia harapan hidup biasanya meningkat dari tahun ke tahun. Namun karena pandemi COVID-19, usia harapan hidup baik pada perempuan atau laki-laki disebut menurun.

"Pandemi memiliki dampak yang sangat besar dan belum pernah terjadi sebelumnya pada tingkat kematian dan harapan hidup," kata Dr Ridhi Kashyap, profesor sosial demografi dan salah satu penulis utama studi, dikutip dari BBC, Jumat (24/9/2021).

"Ini adalah sesuatu yang benar-benar tidak kita miliki sejak Perang Dunia Kedua di sebagian besar Eropa Barat dan sejak pembubaran Uni Soviet, pada 1990-an di Eropa Timur," lanjutnya.

Mengingat hal ini adalah prediksi rata-rata, tak berarti bayi yang lahir pada 2020 memiliki usia harapan hidup lebih rendah daripada yang lahir pada 2019 sebelum ada pandemi COVID-19. Akan tetapi peneliti menyebut pandemi COVID-19 berpengaruh pada kualitas hidup dari waktu ke waktu, di negara berbeda dengan populasi berbeda.

Misalnya pada 2020, Kantor Statistik Nasional (ONS) menemukan harapan hidup untuk pria turun 1,2 tahun, sementara pada wanita turun 09,9 persen. Artinya, angka risiko kematian COVID-19 cenderung lebih tinggi pada pria.

Berdasarkan analisis terhadap 29 negara di Eropa, AS, dan Chili, terlihat penurunan angka harapan hidup hampir ada di semua negara, berbanding terbalik dengan perbaikan dalam beberapa tahun terakhir. Menurut Pusat Ilmu Demografi Leverhulme, di Universitas Oxford, AS mengalami penurunan terbesar dengan penurunan usia harapan hidup sampai dua tahun pada pria.



Simak Video "Cara Mudah Jaga Kesehatan Mental di Masa Pandemi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)