Jumat, 24 Sep 2021 11:32 WIB

Studi China Sebut COVID-19 Sudah Menyebar di AS September 2019

Salwa Aisyah Sheilanabilla - detikHealth
New York jadi salah satu wilayah yang terdampak virus Corona di AS. Warga pun diimbau untuk kurangi aktivitas di luar ruangan guna cegah penyebaran COVID-19. Foto: Getty Images
Jakarta -

Studi yang dilakukan oleh China menemukan bahwa pandemi COVID-19 di Amerika Serikat mungkin telah menyebar sejak September 2019, lebih awal dari tanggal yang diumumkan secara resmi dari kasus pertama infeksi COVID-19 yang dikonfirmasi.

Berdasarkan artikel pracetak yang diterbitkan pada Rabu (22 September) oleh ChinaXiv, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa Amerika Serikat, Spanyol, Prancis, Italia, Brasil, dan negara-negara lain telah menunjukkan tanda-tanda adanya virus Corona sebelum wabah di China.

ChinaXiv merupakan layanan penerbitan online yang dioperasikan oleh National Science Library, Chinese Academy of Sciences.

Dalam artikel berjudul "Dating The First Case Of Covid-19 Epidemic From A Probabilistic Perspective" menyarankan agar dilakukan analisis kualitatif dan kuantitatif terkait penyakit menular agar dapat mengungkap hukum epidemi penyakit menular.

Hasilnya menunjukkan bahwa untuk 12 negara bagian Amerika Serikat, kemungkinan tanggal infeksi pertama, dengan probabilitas 50 persen, sebagian besar jatuh antara Agustus dan Oktober 2019. Sementara yang paling awal adalah 26 April 2019 di Rhode Island dan yang terbaru adalah November 30, 2019 di Delaware.

Semua tanggal yang ditunjukkan oleh data lebih awal dari 20 Januari 2020, tanggal yang diumumkan secara resmi dari kasus pertama yang dikonfirmasi di Amerika Serikat. Hal ini menunjukkan bahwa pandemi COVID-19 di negara itu mulai menyebar sekitar September 2019 dengan probabilitas kepercayaan yang tinggi.

Lebih lanjut, hasil penelitian juga menemukan bahwa tanggal kasus COVID-19 pertama di Wuhan, dengan probabilitas 50 persen, adalah pada 20 Desember 2019, dan tanggal untuk Zhejiang adalah 23 Desember 2019. Disimpulkan bahwa COVID-19 di China kemungkinan besar dimulai pada akhir Desember 2019.

Artikel tersebut juga mengatakan hal ini sesuai dengan hasil penyelidikan epidemiologi yang membuktikan bahwa metode perhitungannya akurat dan dapat diandalkan.



Simak Video "Pemerintah Siapkan Skenario Ubah Pandemi Jadi Endemi di 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)