Jumat, 24 Sep 2021 14:54 WIB

Soal 1.296 Klaster COVID-19 Sekolah PTM, Kemendikbudristek Sebut Mispersepsi

Vidya Pinandhita - detikHealth
Pelajar di Tangsel baru menyelesaikan pembelajaran tatap muka hari ini. Sepulang sekolah, lokasi jalanan langsung diserbu. Ilustrasi. (Foto: ANDHIKA PRASETIA)
Jakarta -

Terkait laporan temuan 1.296 sekolah sebagai klaster COVID-19 dampak Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Kemendikbudristek menyebut angka tersebut sebenarnya bukan sepenuhnya klaster. Sebab, di antara jumlah tersebut terdapat sekolah yang hanya melaporkan sangat sedikit kasus, bahkan bisa hanya satu.

Angka tersebut merupakan data akumulasi yang dipaparkan Direktur Jenderal (Dirjen) PAUD dan Pendidikan Dasar Menengah Kemendikbudristek pada 20 September 2021.

"Ada sekolah yang melaporkan klaster di sekolah itu. Ada juga yang melaporkan keluarga sekolah yang terjangkit COVID-19. Ini data yang perlu kita validasi karena dari sekolah-sekolah ini tidak diberi penjelasan," terangnya dalam konferensi pers virtual, Jumat (24/9/2021).

"Ini datang yang memang terjadi di sekolah walaupun relatif jumlahnya masih sedikit. Kalau kita lihat mungkin hanya satu yang kena COVID-19 kemudian dilaporkan secara klaster. Saya kira di awal pandemi dulu pemahaman klaster di sekolah masih terbatas," lanjutnya.

Menurutnya, jumlah kasus COVID-19 di sekolah jumlahnya masih relatif sedikit. Bahkan, di antara laporan klaster tersebut terdapat sekolah yang hanya mencatat satu kasus COVID-19.

Jumeri juga menyebut setelah diteliti ulang, ada juga temuan kasus COVID-19 yang sebenarnya disebabkan oleh kasus di keluarga.

"Ada satu keluarga sekolah kena, bahkan belum tatap muka belum belajar masuk Juli, masih kebanyakan sekolah terkunci sudah dilaporkan sebagai klaster. Inilah mispersepsi," bebernya.

"Sekolah yang menjadi klaster sebenarnya adalah sekolah-sekolah yang keluarga sekolahnya sedang terpapar COVID-19. Bukan klaster sekolah, tapi sekolah-sekolah yang warganya pernah atau sedang mendapat COVID-19," pungkas Jumeri.



Simak Video "WHO Soroti Klaster Pembelajaran Tatap Muka di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)
d'Mentor
×
dMentor: Awas Manipulasi Robot Trading
d'Mentor: Awas Manipulasi Robot Trading Selengkapnya