Sabtu, 25 Sep 2021 10:29 WIB

Dosis Vaksin COVID-19 untuk Anak-anak Kemungkinan Akan Lebih Kecil

Firdaus Anwar - detikHealth
Anak sedang divaksin Foto ilustrasi: iStockphoto
Jakarta -

Pfizer-BionTech sedang melakukan uji klinis vaksin COVID-19 untuk anak usia 12 tahun ke bawah. Dalam laporan terbaru, uji klinis pada kelompok anak usia 5-11 tahun disebut sudah menunjukkan tanda-tanda hasil yang baik.

"Kami senang dapat mengirimkan data (hasil uji klinis mengenai vaksin) pada pihak berwenang untuk kelompok anak-anak usia sekolah tersebut sebelum musim dingin datang," kata Dr Ugur Sahin, CEO dan Co-Founder perusahaan imunoterapi BioNTech dalam laman Pfizer, Senin (20/9/2021).

Tim ahli di Amerika Serikat mengatakan kemungkinan nantinya dosis vaksin yang diberikan pada anak usia 12 tahun ke bawah berbeda dengan vaksin untuk orang dewasa. Ini karena anak-anak dapat memiliki respons imun yang kuat dengan dosis lebih rendah.

Dr Robert Frenck dari Cincinnati Children's Hospital yang memimpin uji klinis vaksin Pfizer menyebut anak bisa mendapat respons imun yang memadai dengan dosis 10 microgram. Sementara pada orang dewasa dosis yang digunakan biasanya adalah 30 microgram.

"Sebenarnya pada usia 18-55 tahun dosis 10 microgram juga sudah bisa memberikan respons imun yang baik... Tapi untuk usia 65 tahun ke atas, responsnya tidak begitu bagus, maka dari itu kita pilih dosis 30 microgram untuk semua usia dewasa di atas 18 tahun," kata Robert seperti dikutip dari CNN, Sabtu (25/9/2021).

Sementara pada anak-anak, dosis yang lebih kecil selain efektif juga bisa membantu meminimalisir risiko efek samping.



Simak Video "Rencana Pfizer Produksi 3 Miliar Dosis Vaksin Covid-19 di 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)