Sabtu, 25 Sep 2021 16:44 WIB

Sebaran 2.137 Kasus COVID-19 RI 25 September: Jateng 309, DKI 133

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Kasus COVID-19 di beberapa wilayah di Indonesia, khususnya DKI, mengalami penurunan. Namun bukan berarti virus Corona sudah hilang karena kita masih berperang melawan COVID-19. Perkembangan kasus COVID-19 di Indonesia. (Foto: dok detikcom)
Jakarta -

Indonesia melaporkan penambahan 2.137 kasus baru positif COVID-19, Sabtu (25/9/2021). Total kasus aktif saat ini adalah 44.071 pasien.

Jawa Tengah menyumbang angka kasus positif terbanyak yakni 309 kasus. Disusul Jawa Timur dengan 215 kasus, dan Jawa Barat dengan 188 kasus.

Detail perkembangan virus Corona per Sabtu (25/9/2021) adalah sebagai berikut:

  • Kasus positif bertambah 2.137 menjadi 4.206.253
  • Pasien sembuh bertambah 3.746 menjadi 4.202.801
  • Pasien meninggal bertambah 123 menjadi 141.381.

Tercatat sebanyak 257.803 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 375.061.

Berikut sebaran 2.137 kasus COVID-19 di Indonesia, Sabtu (25/9/2021):

  • Jawa Tengah: 309 kasus
  • Jawa Timur: 215 kasus
  • Jawa Barat: 188 kasus
  • DKI Jakarta: 133 kasus
  • Sumatera Utara: 108 kasus
  • Bali: 105 kasus
  • Sulawesi Selatan: 100 kasus
  • DI Yogyakarta: 96 kasus kasus
  • Aceh: 88 kasus
  • Kalimantan Timur: 78 kasus
  • Nusa Tenggara Timur: 64 kasus
  • Bangka Belitung: 59 kasus
  • Riau: 57 kasus
  • Sulawesi Tengah: 53 kasus
  • Kalimantan Selatan: 48 kasus
  • Sumatera Barat: 44 kasus
  • Banten: 44 kasus
  • Papua: 44 kasus
  • Kalimantan Barat: 41 kasus
  • Kalimantan Tengah: 39 kasus
  • Lampung: 37 kasus
  • Kalimantan Utara: 32 kasus
  • Nusa Tenggara Barat: 23 kasus
  • Sulawesi Utara: 22 kasus
  • Sumatera Selatan: 21 kasus
  • Kepulauan Riau: 20 kasus
  • Bengkulu: 14 kasus
  • Gorontalo: 12 kasus
  • Jambi: 10 kasus
  • Sulawesi Tenggara: 9 kasus
  • Sulawesi Barat: 8 kasus
  • Papua Barat: 8 kasus
  • Maluku Utara: 5 kasus
  • Maluku: 3 kasus


Simak Video "Persiapan yang Harus Dilakukan untuk Menuju Endemi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/fds)