Sabtu, 25 Sep 2021 20:03 WIB

Waduh, Orang-orang Ini Nekat Datang ke 'Pesta Covid' untuk Dapat Kekebalan Alami

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
HOUSTON, TX - FEBRUARY 04:  Recording artist Flo Rida performs during the Playboy party with TAO at Spire Nightclub on February 4, 2017 in Houston, Texas.  (Photo by Christopher Polk/Getty Images for Playboy) Foto: Ilustrasi pesta (Getty Images)
Jakarta -

Sejumlah orang yang berasal dari Kota Edson, Alberta, Kanada, harus berakhir dirawat di ruang ICU. Diketahui orang-orang tersebut dirawat setelah menghadiri 'pesta Covid' dua minggu lalu.

Dikutip dari Forbes, Sekelompok orang dilaporkan mengunjungi sebuah pesta yang disebut 'pesta Covid'. Diduga mereka datang ke pesta tersebut dengan tujuan khusus agar tertular virus COVID-19 dan mendapat 'kekebalan alami'.

Namun, naas beberapa di antaranya malah berujung dirawat di ruang ICU rumah sakit di Edmonton.

"Saya marah karena orang-orang dengan sengaja menambah 'bahan bakar ke neraka'. Mereka dengan sengaja membuat orang lain tertular dan berpotensi dirawat di ICU. Padahal, hanya tersisa beberapa tempat tidur di seluruh provinsi," tegas Dr Ilan Schwartz, MD, PhD, seorang dokter penyakit menular dan asisten profesor di University of Alberta.

Sejak awal, tidak ada yang menyarankan untuk mencapai herd immunity terhadap virus Corona dengan cara infeksi alami. Sebab, cara ini sangat berisiko dan bisa menyebabkan banyak orang dirawat di rumah sakit, mengalami gejala kronis, gejala long Covid, memperluas penularan virus, hingga menyebabkan kematian.

"Tidak ada bukti bahwa kekebalan alami lebih baik daripada kekebalan yang dihasilkan oleh vaksin. Dan beberapa bukti bahwa kekebalan yang dihasilkan oleh vaksin lebih kuat dan tahan lama. Jadi, divaksinasi jauh lebih aman daripada terinfeksi virus," lanjut Dr Schwartz yang dikutip dari Forbes, Sabtu (25/9/2021).

Terinspirasi pesta cacar air

Menurut Dr Schwartz, ide untuk menyelenggarakan 'pesta Covid' ini mungkin berasal dari 'pesta cacar air' yang sebelumnya pernah terjadi. Saat itu, para orang tua dengan sengaja menularkan anak-anak yang sehat dengan mereka yang terkena cacar air. Hal ini bertujuan untuk membangun kekebalan terhadap virus cacar air di usia muda.

Namun, kini vaksin untuk cacar air sudah tersedia dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) sangat menyarankan 'pesta cacar air' itu tidak dilakukan lagi. Meski kasus cacar air jarang terjadi, tetapi penyakit ini bisa memburuk termasuk pada anak-anak yang sehat.

"Sebelum vaksin ada, pesta cacar air sangat populer dan pemahaman tentang risiko infeksi varicella (cacar air) ini masih kurang dihargai. Itu adalah ide yang buruk, dan pesta Covid ini juga merupakan ide yang sangat buruk," pungkasnya.

Dr Schwartz juga mengungkapkan akibat 'pesta Covid' itu beberapa orang yang akan melakukan operasi kanker harus dibatalkan. Sebab, ruang perawatan ICU diutamakan untuk pasien COVID-19.



Simak Video "Meski Kasus Melandai, Satgas Covid-19 Ingatkan Pandemi Belum Berakhir"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/fds)