Minggu, 26 Sep 2021 19:45 WIB

Round Up

Vaksin Nusantara Vs Vaksin Merah Putih, Siapa Paling Eksis? Ini Surveinya

Vidya Pinandhita - detikHealth
Menkes Terawan terus memantau kondisi 2 WNI yang positif virus corona. Kondisi kedua orang itu pun dilaporkan cukup baik. Terawan Agus Putrantro, penggagas vaksin Nusantara. (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Survei nasional pada September 2021 oleh Indikator Politik Indonesia salah satunya menggali popularitas vaksin Nusantara dan vaksin Merah Putih sebagai vaksin COVID-19 buatan dalam negeri. Bagaimana hasilnya?

"Kita tanya juga soal vaksin Nusantara versus vaksin Merah Putih. Vaksin Nusantara lebih populer ketimbang vaksin Merah Putih," terang Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, dalam diskusi daring, Minggu (26/9/2021).

"32 persen responden tahu vaksin Nusantara dan hanya 19 persen responden tahu vaksin merah putih," sambungnya.

Dalam paparannya juga tertera 80,9 responden mengaku tidak tahu vaksin Merah Putih. Bersanding dengan 68 persen responden mengaku tidak tahu vaksin Nusantara.

Maukah masyarakat pakai vaksin Nusantara?

Namun lain hasil soal kepercayaan masyarakat terhadap vaksin Nusantara dan Merah Putih. Menurut penelitian tersebut, lebih banyak responden bersedia divaksin menggunakan vaksin Merah Putih daripada vaksin Nusantara.

Hal tersebut mengacu pada 48,8 persen (kuning) responden yang mengaku bersedia divaksin Nusantara. Bersanding dengan 57,4 persen (oranye) responden mengaku bersedia divaksin merah putih.

Dalam hasil tersebut juga dipaparkan 21,6 persen (kuning) responden mengaku kurang bersedia divaksin Nusantara dan 20,1 persen (oranye) responden mengaku kurang bersedia divaksin Merah Putih.

"Tetapi dari yang tahu, kita tanya, dari masing-masing dua jenis vaksin, apakah mereka bersedia untuk divaksin? Yang kuning bersedia divaksin Nusantara (lebih rendah), yang oranye bersedia divaksin Merah Putih. Ketersediaan Merah Putih kalau sudah siap (digunakan), itu sedikit lebih tinggi dibanding mereka yang bersedia untuk divaksin Nusantara," pungkas Burhanuddin.



Simak Video "Wanita Cantik Asal Bandung, Ahli 'Bongkar' Tulang dan Sendi"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)