Senin, 27 Sep 2021 06:51 WIB

Kasus COVID-19 Terus Melonjak, Singapura Kembali Pecah Rekor

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Singapura melaporkan kasus gejala berat dan angka pasien Corona rawat inap meningkat beberapa hari terakhir. Ratusan orang terinfeksi dari klaster perkantoran hingga asrama. COVID-19 di Singapura. (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Singapura kembali melaporkan rekor 1.939 kasus COVID-19 baru pada Minggu (26/9/2021), menandai hari keenam berturut-turut infeksi harian melampaui angka di atas seribu kasus. Laporan ini lebih tinggi pada rekor yang dicatat sebelumnya dengan 1.650 kasus pada Jumat (24/9/2021).

Dikutip dari laman Channel News Asia, 1.536 di antaranya adalah kasus transmisi lokal dari komunitas dan 398 lainnya berasal dari warga asrama. Di antara kasus tersebut, 417 kasus adalah lansia berusia di atas 60 tahun.

Departemen Kesehatan juga melaporkan ada lima kasus impor dari hari tersebut. Depkes melaporkan dua kematian, menjadikan jumlah kematian nasional menjadi 78.

Kematian pertama yang dilaporkan adalah seorang wanita Singapura berusia 97 tahun yang dites positif terinfeksi COVID-19 pada 18 September dan meninggal karena komplikasi akibat penyakit tersebut pada hari Sabtu (25/9/2021).

"Dikenal sebagai Kasus 82792, dia tidak divaksinasi COVID-19 dan memiliki riwayat hiperlipidemia," kata Depkes.

Kematian kedua adalah seorang wanita Singapura berusia 69 tahun yang dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 pada hari Jumat (24/9/2021). Dia meninggal karena komplikasi akibat penyakit pada hari yang sama.

Sebanyak 1.203 pasien dirawat di rumah sakit. Sebagian besar dalam kondisi baik dan dalam pengawasan. Ada 172 kasus berat yang butuh bantuan oksigen dan 30 pasien berada di unit perawatan intensif karena kasus parah.



Simak Video "Kasus Covid-19 Melonjak, Singapura Perketat Peraturan"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)