Senin, 27 Sep 2021 14:35 WIB

Bos Pfizer Prediksi Tahun Depan Dunia Mulai Hidup Normal, Keluar dari Pandemi?

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
FILE - In this Nov. 9, 2020, file photo, a general view of Pfizer Manufacturing Belgium in Puurs, Belgium. Pfizer and BioNTech say theyve won permission Wednesday, Dec. 2, 2020, for emergency use of their COVID-19 vaccine in Britain, the world’s first coronavirus shot that’s backed by rigorous science -- and a major step toward eventually ending the pandemic.(AP Photo/Virginia Mayo, File) CEO Pfizer memprediksi masyarakat dapat kembali hidup normal pada setahun ke depan. (Foto: AP/Virginia Mayo)
Jakarta -

CEO Pfizer Albert Bourla menyebut kemungkinan masyarakat dapat kembali hidup normal pada setahun ke depan. Ia juga mengatakan vaksinasi COVID-19 mungkin diperlukan setiap setahun sekali.

"Dalam setahun, saya pikir kita akan dapat kembali ke kehidupan normal," ucap Bourla dalam wawancara bersama ABC News, Minggu (26/9/2021).

Meski kemungkinan pandemi COVID-19 dapat berakhir dan masyarakat bisa kembali hidup normal, Bourla memperingatkan varian baru virus Corona kemungkinan akan terus bermunculan. Maka dari itu, ia mengingatkan vaksinasi COVID-19 tetap harus terus dilakukan.

"Saya tidak berpikir bahwa varian tidak akan terus datang, dan saya tidak berpikir bahwa kita bisa menjalani hidup tanpa vaksinasi," kata Borula.

"Namun, sekali lagi, masih harus dilihat (perkembangannya)," sambungnya.

Hal serupa juga sempat diungkapkan oleh CEO Moderna Stephane Bancel. Ia memprediksi kemungkinan pandemi COVID-19 dapat terkendali dalam waktu setahun ke depan.

"Mulai hari ini, dalam satu tahun, saya berasumsi," ucap Bancel dalam wawancara dengan media Swiss, Neue Zuercher Zeitung, Kamis (23/9/2021).

Untuk mewujudkannya, Bourla mengatakan kemungkinan vaksinasi COVID-19 dapat dilakukan setiap setahun sekali. Hal ini untuk meningkatkan kekebalan terhadap virus Corona yang dapat menurun seiring berjalannya waktu.

"Skenario yang paling mungkin bagi saya adalah virus ini menyebar ke seluruh dunia, maka varian baru akan terus bermunculan," ujarnya.

"Dan juga kami memiliki (antibodi) vaksin yang dapat bertahan setidaknya satu tahun, dan saya pikir skenario yang paling mungkin adalah vaksinasi tahunan, namun kami tidak tahu persis, kami harus menunggu dan melihat datanya," tuturnya.



Simak Video "Persiapan yang Harus Dilakukan untuk Menuju Endemi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/kna)