Senin, 27 Sep 2021 15:19 WIB

Disuntik Vaksin CoronaVac, Kenali Efikasi Sampai Efek Sampingnya

Vidya Pinandhita - detikHealth
Antusiasme warga untuk mendapatkan vaksin COVID-19 di Trans Studio Mall Cibubur, Depok, Jawa Barat, terpantau sangat tinggi. Beginilah potret saat dari proses antre hingga vaksinasi. Ilustrasi vaksin COVID-19. (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Seiring melambatnya penambahan kasus baru harian COVID-19 di RI, program vaksinasi COVID-19 di RI kian digencarkan menggunakan sejumlah merek. Salah satunya, jenis vaksin CoronaVac. Sudah kenal seluk-beluk soal jenis vaksin satu ini?

CoronaVac adalah nama produk vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi asal China bernama Sinovac. Vaksin ini menjadi vaksin COVID-19 pertama yang berhasil didapatkan pemerintah Indonesia dan digunakan dalam program vaksinasi COVID-19 gelombang pertama.

Pada 13 Januari 2021, suntikan pertama vaksin COVID-19 menggunakan vaksin CoronaVac diberikan kepada Presiden RI Joko Widodo. Dilanjut dengan vaksinasi untuk tenaga kesehatan (nakes), lansia, dan petugas layanan publik.

Jenis vaksin CoronaVac adalah vaksin COVID-19 berbasis inactivated virus, alias menggunakan virus yang sudah dimatikan. Jenis vaksin ini bekerja menguatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga antibodi bisa melawan virus Corona.

Masih menjadi salah satu jenis vaksin COVID-19 andalan Indonesia hingga kini, berikut hal seputar CoronaVac:

1. Efikasi 65,3 persen, lolos standar WHO

Berdasarkan analisis interim uji klinis di Bandung, vaksin CoronaVac memiliki efikasi sebesar 65,3 persen. Angka ini memenuhi batas persyaratan yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk vaksin COVID-19 yakni 50 persen.

Selain itu, Kelompok Penasihat Ahli Imunisasi WHO juga menunjukkan hasil efikasi vaksin CoronaVac sebesar 51 persen dalam mencegah COVID-19 bergejala atau simtomatik sebesar 51 persen. Berdasarkan anjuran yang sama, vaksin CoronaVac diberikan pada usia 18 tahun ke atas dengan jarak suntikan dosis pertama dengan kedua selama 2 sampai 4 minggu.

"Hasil kemanjuran vaksin menunjukkan bahwa vaksin mencegah penyakit simtomatik pada 51 persen dari mereka yang divaksinasi dan mencegah COVID-19 yang parah dan rawat inap pada 100 persen dari populasi yang diteliti," jelas badan tersebut.

2. Efek samping aman dan ringan

Vaksin COVID-19 Coronavac diketahui bisa menimbulkan sejumlah efek samping. Akan tetapi, efek samping tersebut dikatakan aman lantaran tergolong ringan dan bisa pulih dalam waktu singkat. Berikut daftar efek samping yang bisa muncul:

Efek samping lokal:

  • Nyeri
  • Indurasi atau iritasi
  • Kemerahan
  • Pembengkakan

Efek samping sistemik:

  • Myalgia atau nyeri otot
  • Fatigue atau kelelahan
  • Demam
Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Alasan WHO Akhirnya Luluh soal Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga"
[Gambas:Video 20detik]
d'Mentor
×
dMentor: Awas Manipulasi Robot Trading
d'Mentor: Awas Manipulasi Robot Trading Selengkapnya