Senin, 27 Sep 2021 18:00 WIB

Menkes Tepis Kabar 1.296 Klaster COVID-19 Sekolah, PTM Tetap Dilanjut

Vidya Pinandhita - detikHealth
Jakarta -

Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin menyebut kabar temuan seribuan klaster COVID-19 di sekolah akibat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tidak benar. Menurutnya, PTM tetap perlu diberlangsungkan lantaran terdapat banyak kerugian jangka panjang jika PTM terus-menerus ditunda.

"Kalau (PTM) ini berhasil, kita akan mereplikasi ke aktivitas perdagangan, pariwisata, keagamaan, transportasi, dan sebagainya," terangnya dalam konferensi pers virtual terkait hasil Rapat Terbatas (Ratas) PPKM, Senin (27/9/2021).

"Karena kebetulan ini mulai secara masif dan kita sadar bahwa kita harus melakukan mulai pendidikan tatap muka ini karena banyak long term disbenefit jika kita tunda. Makanya kita fokus sekali melakukan advance surveillance khususnya tatap muka ini," sambungnya.

Ia menegaskan, kabar soal temuan 1.296 sekolah menjadi klaster COVID-19 adalah tidak benar. Sebab berdasarkan data yang diperoleh, temuan kasus di sejumlah sekolah sebenarnya relatif sedikit.

Sementara, sekolah baru bisa disebut sebagai klaster jika penyebaran COVID-19 terjadinya di sekolah.

"Kita harus belajar hidup dengan ini. Saya bicara dengan Pak Nadiem (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan), ini normal kita harus belajar dengan ini kita tangani," beber Menkes.

"Risk management mesti bagus, bukan kemudian kita takut atau menghindari. Karena kita pasti harus belajar mengajar," pungkasnya.

(vyp/kna)