Rabu, 29 Sep 2021 06:00 WIB

Pakar Soroti Kemungkinan Pandemi COVID-19 Menjadi Endemi

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Jakarta -

Banyak pakar yang memprediksi bahwa pandemi COVID-19 akan bisa beralih menjadi endemi. Hal ini juga diungkapkan oleh ahli Biostatistik dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, dr Iwan Ariawan, MSPH.

dr Iwan mengatakan bahwa tidak akan mungkin menghilangkan virus COVID-19 ini dari Indonesia maupun dunia. Ini akan tetap terjadi meski saat ini teknologi vaksin dan obat-obatan terus bermunculan.

"Kita tidak mungkin menghilangkan virus ini dari negara kita. Bukan hanya dari Indonesia, tapi dari banyak negara itu sudah berpikir seperti itu. Nggak mungkin kita menghilangkannya," kata dr Iwan dalam konferensi pers virtual, Selasa (28/9/2021).

"Virus ini akan tetap ada. Tapi, tetap ada itu bukan berarti kita berputus asa, kita menyerah itu nggak. Dia (COVID-19) tetap ada, ada yang tertular cuma sedikit. Itu yang disebut menjadi endemi," lanjutnya.

Menurut dr Iwan, dengan kondisi tersebut masyarakat masih bisa beraktivitas lebih longgar, seperti sebelum adanya pandemi COVID-19. Namun, penerapan protokol kesehatan masih harus tetap dilakukan, termasuk memakai masker.

Tak hanya di Indonesia, negara-negara di dunia juga mengambil kebijakan yang sama. Mereka tidak berharap COVID-19 bisa hilang dengan sempurna, tetapi aktivitas bisa terus berjalan.

Bagaimana caranya?

dr Iwan mengatakan pelonggaran kegiatan bisa dilakukan jika vaksinasi sudah mencapai 80 persen. Selain itu, protokol kesehatan juga harus tetap dilakukan dengan baik, serta tes dan tracing juga harus dilakukan agar kasus baru bisa segera ditangani.

"Sehingga kalau ada kasus baru bisa segera diisolasi. Kontak-kontak eratnya juga di tracing kalo ada yang positif langsung diisolasi," ujar dr Iwan.

"Kita tidak mengharapkan itu hilang. Tapi begitu rendah, kita akan mulai buka aktivitas-aktivitas kita," imbuhnya.

(sao/fds)