Rabu, 29 Sep 2021 08:04 WIB

Singapura Diamuk COVID-19, Pertama Kalinya Kasus Baru di Atas 2 Ribu

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Singapura melaporkan kasus gejala berat dan angka pasien Corona rawat inap meningkat beberapa hari terakhir. Ratusan orang terinfeksi dari klaster perkantoran hingga asrama. COVID-19 di Singapura. (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan Singapura melaporkan rekor 2.236 kasus baru COVID-19 pada Selasa (28/9/2021). Infeksi baru termasuk 2.226 kasus lokal, terdiri dari 1.711 di penularan komunitas dan 515 kasus di antara penghuni asrama.

Dikutip dari Channel News Asia, dari kasus lokal ini, 483 adalah manula di atas usia 60 tahun. Singapura juga mencatat 10 kasus penularan impor.

Jumlah kematian di Singapura akibat COVID-19 bertambah lima orang dengan semua korban adalah orang lanjut usia. Total kematian akibat COVID-19 di Singapura menjadi 85 kasus.

Kelima korban tewas adalah warga Singapura. Empat adalah pria berusia 69, 73, 74 dan 79 tahun sementara satu adalah wanita berusia 77 tahun.

Di antara mereka, Departemen Kesehatan mengatakan dua belum divaksinasi COVID-19. Satu telah divaksinasi sebagian dan dua sisanya telah divaksinasi.

"Semuanya memiliki berbagai kondisi medis yang mendasarinya," tambah Depkes.

Hingga Selasa, Singapura telah melaporkan total 91.775 kasus COVID-19 sejak awal pandemi.

Klaster baru ditemukan

Depkes mengatakan saat ini sedang "memantau dengan cermat" 11 klaster besar yang aktif. Sebuah klaster baru dari 11 kasus telah diidentifikasi di Man Fatt Lam Elderly Joy Daycare Centre.

Klaster tersebut melibatkan transmisi di antara klien dan anggota staf, 10 dari kasus adalah klien sementara satu adalah seorang karyawan.



Simak Video "Situasi Lonjakan Covid-19 Singapura: Ada 15 Klaster Besar"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)