Kamis, 30 Sep 2021 12:00 WIB

Studi Baru: Vaksin AstraZeneca 74 Persen Efektif, Tak Ada Efek Pembekuan Darah

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Uni Eropa Sebut Pembekuan Darah Efek Samping Vaksin AstraZeneca Vaksin AstraZeneca. (Foto: 20detik)
Jakarta -

Sebuah studi terbaru di Amerika Serikat (AS) menunjukkan vaksin COVID-19 buatan AstraZeneca 74 persen efektif dalam mencegah penyakit simptomatik, atau gejala Corona. Angka ini meningkat menjadi 83,5 persen pada orang berusia di atas 65 tahun.

Dikutip dari Reuters, data tersebut didapat dari hasil penelitian lebih dari 26.000 sukarelawan di AS, Chili dan Peru, yang menerima dua dosis vaksin AstraZeneca dengan rentang waktu satu bulan, antara dosis pertama dan kedua. Hasil penelitian ini telah diterbitkan di New England Journal of Medicine.

Dilaporkan, tidak ada kasus COVID-19 dengan gejala parah atau kritis di antara lebih dari 17.600 peserta yang mendapat vaksin, dibandingkan dengan 8 kasus serupa di antara 8.500 sukarelawan yang mendapat plasebo. Kemudian ada dua kasus kematian yang dilaporkan. Namun, mereka tidak masuk ke dalam kelompok yang menerima vaksin AstraZeneca.

"(Vaksin AstraZeneca) sangat protektif terhadap penyakit parah dan rawat inap," ucap Dr Anna Durbin, peneliti vaksin dari Universitas Johns Hopkins.

Studi tersebut juga menunjukkan tidak ada kasus efek samping pembekuan darah. Ini merupakan salah satu efek samping yang sempat dikhawatirkan pada vaksin AstraZeneca.

Terkait hal ini, pihak AstraZeneca telah berencana untuk mengajukan izin edar kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA), bukan hanya izin penggunaan darurat.



Simak Video "AstraZeneca Mulai Ambil Keuntungan dari Vaksin Covid-19 di 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/kna)