Kamis, 07 Okt 2021 09:30 WIB

Fakta Terkini Vaksin Nusantara, Belum Masuk PeduliLindungi Terkendala Izin

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Menkes Terawan terus memantau kondisi 2 WNI yang positif virus corona. Kondisi kedua orang itu pun dilaporkan cukup baik. Fakta-fakta terkini soal vaksin Nusantara besutan eks Menkes Terawan Agus Putranto. (Grandyos Zafna/detikcom)

Kriteria jadi relawan vaksin Nusantara

Sejak kemunculannya, tak sedikit masyarakat yang ingin berpartisipasi menjadi salah satu relawan dari vaksin Nusantara. Namun dr Daniel mengatakan saat ini timnya masih dalam tahap menyusun protokol yang tepat yang sesuai kaidah dan etika untuk bisa menjadi relawan.

"Pada saat ini peneliti sedang menyusun protokol," ujarnya.

Untuk saat ini, ia masih belum bisa menyebutkan kriteria atau tahapan yang harus dilalui masyarakat agar bisa menjadi salah satu dari relawan vaksin Nusantara. Ia berharap masyarakat berkenan menunggu perkembangan selanjutnya.

"Jika sudah disetujui, masyarakat akan diberi akses apakah mereka eligible untuk jadi relawan atau tidak," kata dr Daniel.

"Nanti akan diberitahukan lagi bagi yang berminat untuk (jadi relawan) ikut uji klinis tahap lanjut," imbuhnya.

Berapa harganya?

Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan vaksin Nusantara ini bakal dibanderol dengan harga yang relatif murah. Namun ia masih belum menyebut berapa pastinya kisaran harga dari vaksin tersebut.

dr Daniel juga mengatakan terkait harga dari vaksin Nusantara ini bukanlah kompetensinya. Menurutnya, harga ini nantinya akan bergantung pada sumber pasokan media nutrisi.

"Bukan kompetensi saya untuk menjawabnya," ujarnya saat ditanya prediksi kisaran harga vaksin Nusantara.

"Itu sangat tergantung kemampuan kita untuk bagaimana ke depan. Apakah media nutrisinya bisa dalam negeri, kemudian apakah antigennya bisa produksi dalam negeri karena kita tahu perusahaan antigen itu cukup mahal," pungkas dr Daniel.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Potret Moeldoko Saat Disuntik Vaksin Nusantara oleh Terawan"
[Gambas:Video 20detik]

(sao/up)