Sabtu, 09 Okt 2021 16:20 WIB

Kenali Faktor Penyebab Kanker Payudara dan Cara Mencegahnya

Syifa Aulia - detikHealth
ilustrasi kanker payudara Ilustrasi kanker payudara. (Foto: iStock)
Jakarta -

Kanker payudara adalah penyakit dengan mayoritas pasiennya perempuan. Penyakit ini memiliki angka kematian yang cukup tinggi. Munculnya kanker payudara ternyata tidak terlepas dari pola hidup yang diterapkan sehari-hari.

Menurut dr Abdul Rachman, SpB(K)Onk, dari Primaya Hospital Tangerang, kanker payudara dapat terjadi karena pola hidup yang tidak sehat dan genetik. Sekitar 80-85 persen kanker muncul disebabkan oleh pola hidup, sementara sekitar 15 persen lainnya karena genetik atau keturunan.

"Jadi misalkan ada seorang ibu yang kena kanker payudara, kemungkinan 10-15 persen yang diturunkan," ungkap dr Abdul.

Sedangkan pola hidup yang dapat memicu terjadinya kanker adalah kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, dan makanan tertentu.

Lebih lanjut, dr Abdul juga menyebut perempuan yang pernah melakukan terapi seperti penyinaran di bawah usia 20 tahun, mulai menstruasi lebih dini, dan menopause yang terlalu lama juga berisiko tinggi terkena kanker payudara. Ia juga juga mengatakan bahwa perempuan di atas 25 tahun memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara.

"Misalkan seorang perempuan mulai menstruasinya itu di bawah usia 9 tahun, ini mempunyai risiko lebih tinggi dibandingkan perempuan yang mulai menstruasinya itu di atas umur 13 tahun. Itu berdasarkan dari penelitian di Amerika," jelasnya.

Cara mencegah

Bagaimana cara mencegahnya? Menurut dr Abdul, hal yang harus dilakukan adalah mulai menerapkan pola hidup sehat, seperti berhenti merokok dan minum alkohol, hingga konsumsi makanan sehat seperti ikan.

"Yang tidak boleh itu konsumsi makanan tidak sehat, merokok, dan alkohol yang sudah terbukti secara ilmiah akan berisiko terjadinya kanker payudara. Untuk vitamin D, E, atau C itu boleh saja dikonsumsi. Lalu, makanan yang sifatnya seperti ikan itu sangat dianjurkan untuk kesehatan," tuturnya.



Simak Video "Mengenal Rekonstruksi Payudara untuk Penyintas Kanker"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)