Minggu, 10 Okt 2021 17:48 WIB

Pakar Minta Kemunculan Virus Yezo di Jepang Diinvestigasi, Seserius Apa?

Vidya Pinandhita - detikHealth
3D illustration. Genetic test in test tube. Ilustrasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/ktsimage
Jakarta -

Virus Yezo, patogen misterius yang baru-baru ini diidentifikasi peneliti asal Jepang, diyakini ditularkan melalui gigitan kutu. Diketahui, orang-orang yang terinfeksi virus ini mengalami demam, penurunan trombosit, dan sel darah putih.

Hal itu disampaikan oleh para peneliti dari Unviersitas Hokkaido di Sapporo, Jepang, dalam jurnal Nature Communications.

Ahli virologi di Institut Internasional untuk Pengendalian Zoonosis Universitas Hokkaido, Keita Matsuno, menyebut virus ini telah menginfeksi setidaknya tujuh orang di Jepang sejak 2014. Namun, belum ada kematian yang dikonfirmasi akibat virus ini.

Para ahli Jepang meyakini virus tersebut perlu diselidiki lebih lanjut, khususnya di luar Hokkaido untuk mendeteksi penyebarannya.

"Semua kasus infeksi virus Yezo yang kita ketahui sejauh ini tidak menyebabkan kematian. Tetapi kemungkinan besar penyakit itu ditemukan di luar Hokkaido, jadi kita perlu segera menyelidiki penyebarannya," tegas Matsuno, dikutip dari Express UK, Minggu (10/10/2021).

Virus Yezo diidentifikasi sebagai bentuk orthonairovirus, bagian dari keluarga Nairoviridae yang tergolong patogen penyebab demam berdarah Krimea-Kongo.

Awalnya, seorang pria berusia 41 tahun di dirawat di rumah sakit karena gejala demam dan nyeri di kaki. Diketahui, kaki pria tersebut sempat digigit serangga, kemungkinan kutu, saat berjalan di hutan Hokkaido.

Tes yang dilakukan di rumah sakit tidak menemukan adanya virus yang diketahui dibawa oleh kutu di wilayah tersebut. Namun berlanjut setahun kemudian, muncul pasien dengan gejala serupa.

Berdasarkan analisis genetik virus yang diambil dari darah pasien, patogen baru tersebut teridentifikasi sebagai orthonairovirus. Virus baru tersebut dinamai 'Yezo'. mengacu pada nama historis Hokkaido.



Simak Video "Jepang Temukan Virus Yoza yang Berasal dari Gigitan Kutu"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)