Senin, 11 Okt 2021 19:30 WIB

California Larang Lepas Kondom Tanpa Izin Saat Bercinta, Ini Alasannya

Syifa Aulia - detikHealth
Collection of colorful condomsSelective focus; shallow DOF Lepas kondom tanpa izin di California dianggap kejahatan seksual. (Foto: istock)
Jakarta -

Pemerintah California resmi melarang melepas kondom tanpa izin pasangan saat berhubungan seksual. Negara ini menjadi yang pertama dalam menerapkan aturan tersebut.

Dikutip dari USA Today, Senin (11/10/2021), aturan dalam rancangan undang-undang (RUU) itu telah ditandatangani oleh Gubernur Gavin Newsom menjadi undang-undang pada Oktober minggu lalu. Dijelaskan juga bahwa korban dapat menuntut pelaku untuk tindakan ilegal itu.

Anggota Majelis Demokrat Cristina Garcia berencana menjadikan tindakan itu sebagai perilaku kejahatan seksual pada 2017 lalu. Hal ini menyusul studi yang dikeluarkan Universitas Yale pada 2017 yang menyebut melepas kondom tanpa izin pasangan kian meningkat terhadap perempuan dan laki-laki.

"Undang-undang ini adalah yang pertama di negara ini, tetapi saya mendesak negara bagian lain untuk mengikuti arahan California dan memperjelas bahwa 'mencuri' bukan hanya tidak bermoral tetapi juga ilegal," ungkap Garcia.

Analis legislatif kemudian menganggap tindakan tersebut sebagai pelecehan seksual, meski jarang dituntut karena sulit membuktikan tindakan pelaku secara sengaja atau tidak.

Proyek Penelitian Pendidikan Hukum Penyedia Layanan Erotis juga mendukung RUU tersebut. Pihaknya mengatakan aturan itu dapat membuat pekerja seks untuk menuntun kliennya.

Selain itu, Newsom juga mendukung rencana RUU kedua yang diusulkan Garcia. Ini bisa membuat kasus pemerkosaan terhadap pasangan berkedudukan sama seperti pemerkosaan terhadap non-pasangan.

"Pemerkosaan adalah pemerkosaan. Surat nikah bukanlah alasan untuk melakukan salah satu kejahatan paling kejam dan sadis di masyarakat," tegas Newsom.



Simak Video "Pertama di Dunia! Kondom Unisex untuk Pria dan Wanita"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)