ADVERTISEMENT

Jumat, 15 Okt 2021 06:46 WIB

Round Up

Menkes Bilang 'Selfish', Rachel Vennya Ngaku Egois dan Minta Maaf

Tim detikHealth - detikHealth
Jakarta -

Selebgram Rachel Vennya membuat permintaan maaf setelah dikabarkan kabur dari karantina. Tanpa menyinggung informasi yang beredar, ia mohon maaf, mengaku sombong dan egois.

"Aku mau minta maaf sama kalian semua atas semua kesalahan aku," tulis Rachel dalam Instagram Story.

"Kadang aku nyakitin orang lain, merugikan orang lain, egois dan sombong," lanjutnya.

Pengakuan ini selaras dengan komentar Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin soal pelanggaran aturan karantina. Menurut Menkes, karantina kesehatan dilakukan bukan untuk kepentingan satu orang saja.

"Karantina kesehatan itu kan bukan buat kepentingan dia sebenarnya, tetapi untuk masyarakat juga. Kalau dia melanggar itu kan dia memberikan risiko ke publik. Jangan dilakukan lah," jelas Menkes, ditemui di Desa Kanekes, Baduy, Rabu (14/10/2021).

"Sangat-sangat selfish," pungkas Menkes.

Sanksi berat menanti.

Juru bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan ada dua regulasi yang mengatur karantina kesehatan. Keduanya adalah Pasal 14 UU Nomor 4/1984 tentang Wabah Penyakit Menular, serta Pasal 93 UU Nomor 6/2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

"Prinsipnya kedua regulasi ini menghimbau pelaksanaan karantina agar pelaku perjalanan tidak jatuh sakit maupun membawa penyakit," kata juru bicara Satgas COVID-19, Prof Wiku Adisasmito, Kamis (14/10/2021).

Dalam aturan tersebut, disebutkan sejumlah sanksi bagi pelanggar. Di antaranya denda Rp 100 juta dan/atau pidana penjara selama 1 tahun.

"Dia kena sanksi, masih (UU karantina). Selain pekerja migran indonesia (PMI) atau mahasiswa, kan karantinanya di hotel," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI, dr Maxi Rein Rondonuwu.

(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT