'Cuma Pegal-pegal' Usai Di-smackdown Polisi, Apa Saja yang Harus Diperiksa?

ADVERTISEMENT

Round Up

'Cuma Pegal-pegal' Usai Di-smackdown Polisi, Apa Saja yang Harus Diperiksa?

Salwa Aisyah Sheilanabilla - detikHealth
Jumat, 15 Okt 2021 07:12 WIB
Konferensi pers insiden smackdown oleh oknum polisi kepada seorang mahasiswa saat unjuk rasa di depan Pemkab Tangerang (Dok istimewa)
Konferensi pers insiden 'smackdown' oleh oknum polisi kepada seorang mahasiswa saat unjuk rasa di depan Pemkab Tangerang (Dok istimewa)

Sedangkan soal kejang-kejang seperti tampak di video, menurut dr Irawati bukan disebabkan oleh adanya cedera tulang belakang.

"Tidak ada hubungan kejang-kejang dengan cedera tulang belakang, kecuali memang sebelumnya ada peny. Epilepsi, sehingga rasa takut atau stres memicu kejangnya," jelas dr Irawati .

Meski demikian, ia tidak bisa memastikan hal itu hanya dari video yang beredar. Namun, jika memang mengalami kejang-kejang, maka penangan yang tepat dijelaskan oleh dr Irawati adalah sebagai berikut.

"Seandainya benar kejang, maka segera miringkan badannya, lindungi kepalanya, jangan masukkan apapun kedalam mulutnya, jangan menahan-nahan gerakannya, biarkan kejang berlangsung sambil dihitung lamanya durasi kejang," tuturnya.

Di sisi lain, Brigadir NP oknum polisi yang membanting Faris dalam video viral tersebut sudah meminta maaf kepada Faris. Permintaan maaf ini pun disampaikan langsung di depan Faris dan keluarganya.



Simak Video "Kata Dokter Saraf soal Kaitan Flashlight ''Pengabdi Setan 2'' dengan Epilepsi"
[Gambas:Video 20detik]

(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT