Jumat, 15 Okt 2021 17:36 WIB

BPOM Temukan 53 Obat Tradisional-Kosmetik dengan Bahan Berbahaya, Ini Daftarnya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
ilustrasi obat Ilustrasi obat. (Foto: iStock)
Jakarta -

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) belum lama ini beberapa produk obat tradisional dan kosmetik yang mengandung bahan berbahaya. Berdasarkan hasil sampling dan pengujian yang dilakukan selama periode Juli 2020 hingga September 2021, BPOM menemukan sebanyak 53 produk obat tradisional yang mengandung bahan yang berbahaya.

Berdasarkan situs resmi BPOM, ditemukan adanya bahan kimia obat (BKO) pada produk obat tradisional. BKO yang dimaksud adalah Efedrin dan Pseudoefedrin.

Obat tradisional yang mengandung kedua bahan tersebut berisiko menyebabkan gangguan kesehatan, seperti pusing, sakit kepala, mual, gugup, tremor, kehilangan nafsu makan, iritasi lambung, reaksi alergi (ruam, gatal), kesulitan bernapas, sesak di dada, pembengkakan (mulut, bibir, dan wajah), atau kesulitan buang air kecil.

"Modus penambahan BKO berupa Efedrin dan Pseudoefedrin ini dapat digunakan secara tidak tepat dalam penyembuhan COVID-19", jelas Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik Badan POM Reri Indriani dalam konferensi pers, Rabu (13/10/2021).

Efedrin dan Pseudoefedrin selain berupa senyawa sintetis, juga terdapat secara alami pada tanaman, yaitu merupakan bahan aktif dari tanaman Ephedra sinica atau Ma Huang, yang lazim ditemukan pada Traditional Chinese Medicine (TCM), termasuk Lianhua Qingwen Capsules (LQC) Tanpa Izin Edar.

Selain itu, ditemukan sebanyak 18 produk kosmetik yang menggunakan bahan berbahaya yang didominasi hidrokinon dan pewarna, seperti Merah K3 dan Merah K10. Penggunaan kosmetik yang mengandung Hidrokinon bisa menimbulkan iritasi kulit, kulit menjadi merah dan rasa terbakar, serta ochronosis (kulit berwarna kehitaman).

Berikut daftar 53 produk obat tradisional dan 18 kosmetik yang menggunakan bahan-bahan berbahaya.

Obat tradisional

  • Lianhua Qingwen Jiaonang
  • Chuanpect pil
  • Forvidna
  • Ji Zhi Tang Jiang
  • Tabib Guna Gemuk Sehat Sempurna
  • Jamu Jawa Dwipa Cap Rempah Dewa Pegal Linu
  • Jamu Jawa Dwipa Cap Klanceng Sakti Putra Pegal Linu
  • Jawa Sehat
  • Racil Sewu
  • Kunci Wasiat kemasan botol kaca
  • Kunci Wasiat kemasa sachet
  • Kunci Wasiat kemasan botol plastik
  • Kunci Sejati kemasan botol plastik

  • Angger Waras
  • Bio Nervee
  • Jamu Dewo
  • Jamu Dewo Less Sugar
  • Elang Mas
  • Jamu Dua Singa
  • Pegel Linu Cap Akar Daun
  • Winata kemasan botol
  • Winata kemasan blister
  • Jamu Tradisional Kumbang Mas
  • Rempah Alam Papua Buah Merah
  • Sari Kulit Manggis Asam Usat
  • Sinatren
  • Bintang Dua Mustika Dewa
  • Away Tablet
  • Gan Mao Tong Tablet
  • Maximan
  • Big Penis
  • Black Gorilla
  • Black Panther
  • K.LG Pills
  • One Nighte Love
  • Singga Super On
  • Buaya Jantan
  • Kuat Lelaki Genotan
  • Urat Seribu
  • Perkasa Wali
  • Arizon
  • JKReks
  • Lig-On
  • Paloma
  • Parsi
  • Tawon Liar Kapsul
  • Chinese Zhigenduan
  • Zhigenduan
  • ODD Bodha
  • ODD Booster
  • RD Pelangsing Herbal Original kemasan botol bulat
  • RD Pelangsing Herbal Original kemasan segi empat
  • Gingseng Kianpi Pil

Selain obat tradisional, adapun beberapa produk kosmetik yang juga mengandung bahan berbahaya. Klik ke halaman selanjutnya,

Kosmetik

  • Vitacino
  • KISSUN Skin Clarifying Age Defence Cream
  • Extica-Fabulous Matte Lipstick#12 Morange
  • Extica-Fabulous Matte Lipstick#112 Vibrant Rose
  • Extica-Fabulous Matte Lipstick#09 Tulip Red
  • PAKALOLO Lipstick 05
  • PAKALOLO Lipstick 12
  • PAKALOLO Lipstick 03
  • PAKALOLO Lipstick 06
  • PAKALOLO Lipstick 10
  • PAKALOLO Lipstick 11
  • PAKALOLO Lipstick 07
  • PAKALOLO Lipstick 09
  • PAKALOLO Pressed Powder-Light Color (01)
  • PAKALOLO Pressed Powder-Skin Color (02)
  • PAKALOLO Pressed Powder-Light Tan (03)
  • PAKALOLO Pressed Powder-Natural Color (04)
  • PAKALOLO Pressed Powder-Light Brown (05)
  • PAKALOLO Pressed Powder-Brown (06)


Simak Video "Bahaya 'Efedrin' yang Kini Marak Ditemukan di Obat Tradisional Ilegal"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)