Senin, 18 Okt 2021 10:45 WIB

Wow! 3 Vaksin COVID-19 Ini Bisa Tetap Efektif Selama 8 Bulan Meski Tanpa Booster

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Vaccine and syringe injection It use for prevention, immunization and treatment from COVID-19 Tak perlu booster, tiga jenis vaksin COVID-19 ini bisa buat antibodi bertahan hingga 8 bulan. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/kiattisakch)
Jakarta -

Sebuah studi dalam New England Journal of Medicine mengungkap ada tiga jenis vaksin COVID-19 yang memiliki respons imun yang kuat, meski tanpa booster. Ketiga vaksin tersebut yaitu Pfizer, Moderna, dan Janssen atau Johnson & Johnson.

Dalam studi itu disebutkan bahwa ketiga jenis vaksin ini menghasilkan perlindungan yang kuat dan tahan lama dari risiko keparahan penyakit hingga 8 bulan.

Selain itu, analisis ini juga menunjukkan perbedaan dari cara vaksin menghasilkan antibodi. Antibodi dari vaksin Pfizer dan Moderna disebut bisa melonjak dan turun lagi dengan cepat, sementara antibodi Janssen lebih stabil dari waktu ke waktu.

"Pada bulan ke delapan, ketiga vaksin ini menghasilkan respons antibodi yang sebanding," kata Direktur Pusat Penelitian Virologi dan Vaksin di Beth Israel Deaconess Medical Center, Dr Dan Barouch, yang dikutip dari ABC News, Senin (18/10/2021).

Seperti yang diketahui, vaksin Pfizer dan Moderna sama-sama menggunakan platform mRNA. Sedangkan Janssen menggunakan teknologi vektor virus. Kedua teknologi ini dapat memicu berbagai jenis respons imun.

Selain mengamati antibodi, studi ini juga menjadi yang pertama yang membandingkan sel-T pada ketiga vaksin. Sel-T ini juga termasuk bagian yang penting dari sistem kekebalan dan mungkin menawarkan perlindungan yang lebih tahan lama, bahkan setelah antibodi turun.

"Respons sel-T kemungkinan berkontribusi pada perlindungan vaksin terhadap penyakit parah. Respons sel-T ini relatif stabil untuk ketiga vaksin selama delapan bulan," jelasnya.

Terkait antibodi, direktur penyakit menular di South Shore Health Dr Todd Ellerin mengatakan semakin tinggi titer antibodi, maka orang tersebut semakin terlindungi dari infeksi.

Menurutnya, inilah alasan adanya keuntungan pemberian dua dosis vaksin mRNA dibandingkan dengan dosis tunggal Janssen dalam mencegah infeksi. Tetapi, jika berbicara soal mencegah penyakit parah akibat COVID-19, vaksin-vaksin ini sama hebatnya.



Simak Video "Pemerintah Minta Produsen Vaksin Covid-19 Penuhi Target Pengiriman"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)