ADVERTISEMENT

Selasa, 19 Okt 2021 13:23 WIB

4 Fakta Meninggalnya Colin Powell, Komplikasi COVID-19 dan Pernah Kanker Darah

Salwa Aisyah Sheilanabilla - detikHealth
FILE  - In this Feb. 15, 2001 file photo, Secretary of State Colin Powell looks on as President Bush addresses State Department employees at the State Department in Washington. Powell, former Joint Chiefs chairman and secretary of state, has died from COVID-19 complications. In an announcement on social media Monday, the family said Powell had been fully vaccinated. He was 84. (AP Photo/Kenneth Lambert) Colin Powell meninggal karena komplikasi COVID-19 (Foto: AP/KENNETH LAMBERT)

3. Mengidap Parkinson

Di sisi lain penyakit Parkinson yang juga diidap Colin Powell, dikutip dari Mayo Clinic adalah gangguan sistem saraf progresif yang mempengaruhi gerakan. Gejala terjadi secara bertahap, terkadang dimulai dengan getaran yang hampir tidak terlihat di satu tangan.

Pada tahap awal penyakit Parkinson, wajah mungkin menunjukkan sedikit atau tanpa ekspresi. Kemudian lengan mungkin kaku dan tidak berayun saat berjalan. Gejala penyakit Parkinson bisa memburuk seiring bertambahnya waktu. Meskipun penyakit Parkinson tidak dapat disembuhkan, obat-obatan dapat secara signifikan memperbaiki gejala.

4. Sudah divaksinasi lengkap

Terlepas dari riwayat penyakit yang diidap Colin Powell, yang membuatnya menjadi kelompok lebih rentan COVID-19, sebelumnya mendiang sudah menjalani vaksinasi lengkap.

Riwayat kanker darah dan terapinya diyakini mempengaruhi hal tersebut. Sebuah riset di jurnal Leukemia menyebut hanya sekitar 45 persen pengidap multiple myeloma aktif yang memberikan respons imunitas yang adekuat pada pemberian vaksin Pfizer dan Moderna.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT