Selasa, 19 Okt 2021 20:48 WIB

Ratu Kecantikan Suriah Masuk RS, Divaksin Rabies Usai Digigit Anjing Liar

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Asian Beautiful Doctor Nurse woman in uniform with stethoscope, rubber gloves, mask check syringe injection, portrait , studio lighting dark background four back light flare silhouette copy space Foto: iStock
Jakarta -

Aktris dan ratu kecantikan Suriah 'Miss Syria' 2015, Sarah Nakhleh dilarikan ke rumah sakit setelah digigit anjing liar di jalanan ibukota Mesir, Kairo. Kaki Nakhle dilaporkan mengalami luka dan segera dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan sekaligus disuntik vaksin rabies.

Suntik vaksin rabies harus diberikan dalam waktu 24 jam setelah gigitan untuk mencegah penyakit mematikan yang menyerang sistem saraf tersebut.

Dalam salah satu unggahan Facebooknya, Nakhleh mengatakan bahwa dirinya digigit anjing liar dan harus pergi ke rumah sakit swasta untuk dirawat. Namun, rumah sakit tersebut tidak memiliki vaksin rabies sehingga ia harus pergi ke rumah sakit umum.

"Saya pergi ke Rumah Sakit Spesialis Zayed dan diberi vaksin rabies. Terima kasih Mesir. Jika saya berada di negara lain, saya mungkin berada dalam hiruk-pikuk, duduk di sebelah anjing menggonggong dan makan makanan kering," kata Miss Syria.

Nakhleh yang saat ini bekerja sebagai presenter TV, pindah ke Mesir pada 2013 silam. Kemudian ia mengikuti kompetisi Miss Syria dan kompetisi Miss Arab World, serta berhasil keluar menjadi pemenang dengan gelar Miss Syria pada 2015. Di tahun yang sama ia menjadi runner-up untuk Miss Arab 2015.

Populasi anjing liar yang terus membeludak di kota besar Kairo masih menjadi masalah yang belum tuntas di kota tersebut.

Keluhan tentang serangan anjing liar, paparan rabies, hingga beberapa kasus yang berujung kematian akibat serangan anjing liar bertahun-tahun telah memicu seruan agar hewan-hewan itu dikendalikan.

Dikutip dari Gulf News, Selasa (19/10/2021), menurut kementerian pertanian, ada sekitar 400.000 kasus gigitan anjing pada 2017, yang meningkat dari 300.000 kasus pada 2014. Tidak ada data resmi tentang jumlah anjing liar, tetapi para aktivis menduga jumlahnya mencapai jutaan.

Menurut laporan oleh direktorat hewan gubernur, pada 2017 pihak berwenang membunuh lebih dari 17.000 anjing liar menyusul beberapa keluhan tentang gangguan dan gigitan di Beni Suef, selatan Kairo.



Simak Video "Gemas! Cat Show untuk Kampanye Gerakan Zero Rabies dan Zoonosis"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)